JOURNALNUSANTARA.COM, JAKARTA - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta menggelar pelatihan khusus berupa seminar dan lokakarya bertema pembentukan personal branding serta penguasaan kemampuan berbicara di depan umum bagi generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Rawamangun ini difokuskan untuk membekali seluruh finalis terpilih ajang Duta STIE.
Dalam agenda pengembangan kapasitas ini, pihak kampus menghadirkan praktisi public speaking muda Ahmad Taufiq Lubis atau yang akrab disapa Afiq sebagai pemateri utama.
Pelatihan yang berjalan selama tiga jam tersebut berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh para peserta yang ingin mengasah potensi diri.
Antusiasme peserta terlihat dari beragam pertanyaan kritis yang diajukan seputar cara bangkit dari kegagalan, menyelaraskan minat dengan kebutuhan industri, hingga teknik menyajikan presentasi yang memikat audiens. Seluruh dinamika pertanyaan tersebut dikupas secara mendalam oleh sang narasumber.
Ahmad Taufiq Lubis menekankan bahwa muara dari kompetisi ini bukan sekadar meraih gelar juara, melainkan kemampuan menjaga konsistensi kualitas diri setelah ajang usai.
"Para Duta Kampus diharapkan mampu memelihara kompetensi serta keahliannya agar dapat menjadi penggerak pengaruh positif bagi lingkungan sekitar," ujarnya.
Kegiatan yang dirancang untuk mencetak generasi muda berkualitas ini juga mendapat dukungan penuh dari Pegadaian Cabang Penggilingan Area Kramatjati Kanwil Jakarta 1.
Penyelenggaraan seminar ini menjadi investasi keterampilan yang sangat bernilai bagi para peserta dalam menyongsong tantangan karier di masa depan.
Ketiga panitia pelaksana yang juga merupakan mantan Duta STIE Shauma Rahma Rifani mengakui bahwa penguasaan personal branding dan kemampuan berbicara di depan umum merupakan modal dasar yang wajib dimiliki Generasi Z.
"Keterampilan dasar ini sangat krusial untuk memacu keberanian serta meningkatkan daya saing dalam berkarya," ungkapnya.
Rangkaian pembekalan ini ditutup dengan apresiasi tinggi dari para finalis Duta STIE. Mereka mengungkapkan bahwa pelatihan intensif ini berhasil meningkatkan kecerdasan intelektual sekaligus mendongkrak rasa percaya diri secara signifikan.
Artikel Terkait
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Menepis Mitos Bulan Safar dengan Optimisme (Bagian 48)
MUI Usulkan Koruptor Dihukum Mati, Akankah Terwujud?
MTQH ke-48 Cianjur Sukses Digelar, Libatkan 654 Peserta dari 32 Kecamatan
Kasi Bimas Kemenag Cianjur Sebut MTQH Momentum Membumikan Nilai Al-Qur'an
Jejak Skandal Pejabat PDAM Ngentit Duit Proyek Pipa di Bekasi: Berkedok SP untuk Paksa Warga Bayar Air
Heboh Temuan Jasad Wanita dalam Kamar Kos Jakbar, Diduga Tewas Dibunuh di Tangan Suaminya Sendiri
Beredar Diduga Video Pelatihan Pegawai BPJS Jalan di Atas Api, Damkar Saja Tidak Begitu
Perkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian, DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia
Diduga Siasat Licik Gus Haris, sang Pengumpul Duit Hasil Pemerasan Swasta hingga Bawahan Bupati Anom Widiyantoro
Mutiara Pagi: Hukum Sederhana (Bagian 2288)