JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur menyatakan komitmen penuh dalam mendukung program Implementasi Akselerasi Layanan Pendidikan di Wilayah Akses Sulit melalui skema SI-GAPURA Jabar.
Program yang digagas oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Jawa Barat ini dipusatkan di SDN Padang Jaya, Kecamatan Campaka, selama dua hari terhitung sejak Rabu hingga Kamis.
Inisiatif tersebut hadir sebagai jawaban atas tantangan kesenjangan pendidikan di daerah-daerah yang secara geografis sulit dijangkau. Fokus utamanya menyasar pada penguatan kapasitas pendidik serta pemenuhan hak belajar murid agar mutu pendidikan dapat dirasakan secara adil dan merata.
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin menuturkan, "Program ini menjadi upaya bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penguatan koordinasi, pemanfaatan data, serta kolaborasi lintas sektor sehingga peserta didik di wilayah akses sulit tetap memperoleh layanan pendidikan yang bermutu."
Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana yang menyasar jajaran guru, siswa, hingga tokoh masyarakat setempat.
Tak hanya itu, hari pertama juga diisi dengan pemetaan data kebutuhan mutu pendidikan serta edukasi lintas sektor terkait penanganan stunting dan sanitasi lingkungan bersama tim gabungan kementerian dan perangkat daerah.
Memasuki hari kedua, agenda berlanjut ke pelatihan teknis pemanfaatan papan interaktif digital untuk mendukung kegiatan belajar mengajar bagi para guru di Kecamatan Campaka.
Proses pembelajaran juga diperkaya melalui aktivitas eksplorasi potensi alam di kawasan Situs Megalitikum Gunung Padang sebagai media belajar berbasis kearifan lokal.
Ruhli Solehudin berharap kolaborasi ini mampu mempererat keterlibatan antara pemerintah pusat, daerah, pihak sekolah, serta masyarakat. Sinergi mendalam ini diyakini mampu menciptakan iklim belajar yang aman, adaptif terhadap kemajuan teknologi, serta responsif terhadap kendala geografis.
Ruhli Solehudin menegaskan, "Program ini menjadi upaya bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penguatan koordinasi, pemanfaatan data, serta kolaborasi lintas sektor sehingga peserta didik di wilayah akses sulit tetap memperoleh layanan pendidikan yang bermutu."
Melalui integrasi program SI-GAPURA Jabar, Pemerintah Kabupaten Cianjur terus bertekad mengikis disparitas mutu pendidikan. Langkah nyata ini menjadi fondasi penting dalam menghadirkan akses pembelajaran yang ramah teknologi dan berkualitas bagi seluruh anak di daerah terpencil.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Berkata Baik atau Diam (Bagian 2284)
Dukung Pembangunan, PT Padi Kuning Nusantara Siapkan Layanan Sewa Alat Berat
Kiprah Santri Cianjur Suarakan Integritas Hukum di Forum Pemimpin Muda
Perkara Tata Kelola MBG Lodewyk Pusung: Kejagung Kantongi Isi Chat dengan Istri
Heboh Videotron Mesum di Melawi Kalbar Diklaim Gegara Serangan Hacker
Skandal Jatah Preman di Proyek PUPR Riau: Plt Gubernur Dicecar KPK soal Temuan Duit saat Penggeledahan
Sebanyak 39 Peserta Tilawah Dewasa Tampil di Hari Pertama MTQH Cianjur
Lampaui Target, Pemerintah Apresiasi Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan
Menilik Skandal Dadan Hindayana cs Korupsi Duit MBG: dari Dugaan SPPG Bodong hingga Mark Up Harga Motor BGN
Hellonjajanbtg Kembali Berinovasi, Hadirkan Ketan Susu Kekinian dengan Sentuhan Cita Rasa Gen Z