Mengenal Sayyid Ajall Syamsudin Umar Al Bukhori Leluhurnya Wali Songo

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Selasa, 18 Februari 2025 | 21:38 WIB
Apa yang dimaksud dengan Wali Songo.
Apa yang dimaksud dengan Wali Songo.

Oleh : Husni Mubarok Al Qudusi

Bahwa gambar dalam postingan adalah itsbat nasab dari Naqobah Yunan (China) yang menyatakan bahwa Sayyid Ajall Syamsuddin Umar Al Bukhori bin Kamaluddin bin Syamsuddin Umar Al Bukhori bin Imamuddin bin Qosim bin Muhammad Sya'ban bin Ahmad Balaqi bin Muhammad Al Husain Al Kholwati bin Muhammad Al Hakim bin Ali Al Akbar bin Muhammad Al Askari Al Ba'aj bin Ali An Naqi bin Muhammad At Taqi bin Ali Ar Ridho bin Musa Al Kadzim bin Ja'far As Shodiq bin Muhammad Al Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Imam Sayyidina Husain Asy Syahid bin Sayyidah Fathimah Az-Zahra binti Rasulullah Saw.

Ketahuilah bahwa, semua Peta migrasi DNA anak cucu Walisongo bertumpu di Yunan sebelum ke Asia Tenggara dan Tanah Jawa. Artinya, memang ada leluhur Walisongo yang ada di Yunnan dan itu terbukti dengan adanya makam leluhur Syekh Jumadil Kubro di sana.

1. Sayyid Ajall Syamsuddin Umar Al Bukhori, adalah Gubernur pertama Yunnan dan orang pertama yang menyebarkan agama islam di dataran China. Beliau dimakamkan di Kunming Yunnan, dan berputra.

2. Sayyid Nashruddin, adalah gubernur kedua Yunnan serta orang yang banyak membangun kuil-kuil konfusianisme dan memerintahkan untuk membangun masjid sesuai dengan tradisi bentuk China. Beliau wafat di Deli Yunnan dan berputra.

3. Sayyid Zainal Husain, yang adalah Ayah Kandung dari Syekh Jamaluddin Al Kabir atau yg dikenal dengan Syekh Jumadil Kubro beliau terlibat dalam penaklukan Champa dan berhasil membuat 1 keluarga Kerajaan Champa masuk islam serta dengan gigih menyebarkan agama Islam hingga ke berbagai penjuru di China. Beliau wafat di Cenggong Yunnan dan memiliki putra.

4. Sayyid Jamaluddin Al Kabir Syekh Jumadil Kubro adalah bapak leluhur Walisongo yang merupakan Cicit Sayyid Ajall Syamsuddin Umar Al Bukhori gubernur pertama Yunnan dan mewarisi kegigihan dakwah agama islam hingga akhirnya beliau berdakwah ke Asia Tenggara dari Mulai Champa, Pattani, Kelantan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB

Obor Hijriah Perangi Korupsi

Selasa, 16 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sekolah Garuda dan Kasta Baru Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:35 WIB
X