Semangat Pemerintah yang menginginkan agar tahun 2025, bangsa kita akan menyetop impor beras dan beberapa bahan pangan lain seperti jagung untuk pakan ternak, gula konsumsi dan garam, sepertinya patut memperoleh acungan jempol. Pemerintah memang harus bersikap optimis. Bila ternyata gagal, wajib hukumnya untuk dievaluasi dan dicari faktor-faktor penyebabnya.
Semoga tekad Pemerintah mencapai swasembada pangan, utamanya beras akan menjadi pemicu bagi Kabinet Merah Putih untuk memberi kinerja terbaiknya, terutama Kemenko bidang Pangan, yang selama ini diposisikan sebagai "dirigen" pencapaiannya. Kita percaya "pasukan" Bung Zulhas ini akan bekerja "all out" untuk meraihnya. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).
Artikel Terkait
Investasi Terbesar dan Warisan Tak Ternilai yang Mengguncang Keabadian!
Penyair "Celurit Emas": Menggugat Ketidakadilan Melalui Puisi
Mahasiswi STISNU Cianjur Belajar Dasar-Dasar Kepenulisan Bersama Jurnalis
Duet Fadli Zon dan Sudaryono
Mutiara Pagi: Saksi Hidup (Bagian 1736)
Khidmat dan Berkah: Haul Masyayikh dan Isra Mi'raj Pondok Pesantren Nurul Hikmah Assalafy
Cianjur Selatan: Potensi dan Tantangan
Menyulam Doa di Hari Spesial Vani Zakiyah
Mutiara Pagi: Kekuasaan (Bagian 1737)
Harmoni Tawasul dan Kepedulian: Mapala Cianjur Bersatu untuk Menebar Kebaikan