Rajan terdiam sebentar dan mengangguk. Dia lalu berhenti menurunkan saya karena saya sudah sampai di tujuan. Tuhan belum turun ke bumi, seperti yang dia minta, tapi saya sudah keburu harus turun duluan dari mobil dia.
Semoga obrolan dengan supir taksi online di Melbourne ini bisa memancing kita berpikir lebih jauh tentang makna kehadiran Tuhan dan tafsir terhadap kitab suci.
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Intelektual Muda NU
Dosen University of Melbourne Australia
Artikel Terkait
Niat yang Benar untuk Mati Syahid
Kementerian PUPR Perkuat Kerjasama dengan Pemerintah Korsel
Keren...Deden Nasihin Tanggapi Santai Perusakan APS oleh OTK; Mungkin Pelaku Cuma Iseng !
Hore Pemenang Umroh with Access by KAI Tahap 3 Live di IG @KAI121_
Potret Plh. Kadisdik Jabar Pakai Mobi Listrik Bantuan Presiden RI yang Diberikan kepada SMKN 1 Purwakarta
Mutiara Pagi: Yang Maha Menyaksikan (Bagian 1579)
Komitmen Jalani Aturan dengan Kejujuran
PBSI, Olimpiade, dan Gawat yang Melekat Setelah Kiamat
Islam Progresif: Kontestasi Pemikiran Islam di Indonesia
Sekolah Politik Kampus, Upaya Meningkatkan Kapabilitas dan Kredibilitas Kader PMII