Journalnusantara.com, Yogyakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR memperkuat kerja sama di bidang jalan dengan Pemerintah Korea Selatan (Korsel).
Menteri PUPR, Basuki Hadimuldjono mengatakan, bahwa kolaborasi kedua negara tertuang dalam Forum The 19th Indonesia-Korea Road Conference (IKRC) di Yogyakarta.
"IKRC merupakan forum berbagi pengetahuan, menginspirasi kolaborasi, dan secara kolektif membentuk masa depan jalan di Indonesia," katanya.
Menurutnya, Indonesia dan Korea Selatan sama-sama memiliki pertumbuhan ekonomi positif yang didukung dengan jaringan infrastruktur konektivitas yang terus berkembang.
"Forum ini akan membahas sejumlah materi seperti implementasi Structural Health Monitoring System (SHMS) di Indonesia, inovasi aplikasi in-slope untuk manajemen aset jalan," ucapnya.
"Lalu penggunaan CCTV-AI untuk pemantauan lalu lintas, termasuk penerapan aplikasi artificial intelegence atau AI untuk jalan pintar di Ibu Kota Nusantara (IKN)," tambahnya.
Pihaknya menyebut hubungan bilateral Indonesia dan Korea Selatan diharapkan dapat merealisasikan harapan kedua negara terhadap pengembangan infrastruktur di Indonesia.
Dikatakan Basuki, sejak tahun 2019 hingga 2023, Kementerian PUPR telah bekerja sama dengan Kementerian Tanah, Infrastruktur dan Transportasi (Ministry of Land, Infrastructure and Transport/MOLIT) Korea Selatan.
"Ini guna untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan jembatan pada jaringan jalan nasional melalui program Establishment of Integrated Management for SHMS," tukasnya.
Artikel Terkait
Manajemen Kader
Siapa yang Memperoleh Kebaikan Orang Lain Hendaklah Membalasnya
Hukum Mengejek Sesama Muslim
Untung Tidak Seberapa, Tapi Ikhlas yang Bapak Ajarkan kepada Kita
Gunakan Traktor, Cara Satgas TMMD Kodim 1424/Sinjai Angkut Material Batu
Bersama Dinas TPHPKP, Kaukus Perempuan NU Cianjur Siap Gaungkan Petani Milenial Melalui Program YESS
MoU antara PCA dengan IPB
Kerajaan Sunda Pedalaman dan Pesisir
Anti Imigran dan Islamophobia di UK
Larangan Lafadz Sumpah pada Hak Allah