Apapun kekurangannya acara debat pertama itu telah mengekspos banyak hal tentang para calon Presiden RI mendatang. Debat mengekspos kwalitas dan isi kepala, hingga ke karakter alami dan tingkat emosi dari masing-masing calon.
Tentunya kita tidak sabar menunggu debat selanjutnya antara calon Wakil Presiden. Pastinya debat cawapres tidak akan kalah serunya. Apalagi saya dengar cawapres milenial Gibran itu pintar, melebihi Mahfud MD yang Professor dan Menko Polhukam. Tapi debat itu akan mengekspos realita dari kelahiran prematur seorang cawapres Indonesia.
(Bersambung….).
* Diaspora Indonesia & Imam di Kota New York.
Artikel Terkait
Membangun Kearifan Lokal : Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kelurahan Ciwalen Garut
Pantauan Libur Nataru Daerah Puncak Cianjur dan Bogor
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Budidaya Lele Untuk Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat di Kelurahan Babakan Surabaya Bandung
Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Pembangunan Jalan Layang (Flyover) di Cisauk Kabupaten Tangerang
Pemberdayaan Masyarakat Desa Samoja Kota Bandung: Menelusuri Langkah-Langkah Positif dalam Pengembangan Lokal
Kampung Enam Rumah Balemalang : Simbol Kebersamaan di Tengah Modernisasi
Asep Sopyan Halim Ungkap Pentingnya Keterwakilan Putra Daerah di Gedung Senayan
Renungan Akhir Tahun Bersama Markenun
Pemberdayaan EKonomi Masyarakat Desa Melalui Objek Wisata Pokland
Nia Rohania Berikan Apresiasi Positif Kegiatan Vocal Contest 2 Cianjur