Membangun Kearifan Lokal : Pemberdayaan Masyarakat Desa di Kelurahan Ciwalen Garut

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Jumat, 29 Desember 2023 | 13:01 WIB
Tempat Wisata Alam Curug Orok di Garut, Jawa Barat (Instagamram/@kataomed)
Tempat Wisata Alam Curug Orok di Garut, Jawa Barat (Instagamram/@kataomed)

Oleh : Muhammad Agung Gumelar

Garut, sebuah kota yang terletak di Jawa Barat, tidak hanya terkenal dengan keindahanalamnya, tetapi juga dengan potensi besar di dalam desa-desa yang tersebar di sekitarnya.

Salahsatu desa yang menonjol adalah Kelurahan Ciwalen. Di tengah arus kemajuan teknologi danurbanisasi, Ciwalen berkomitmen untuk membangun dan memberdayakan masyarakatnya, menjadikannya teladan bagi desa-desa lain.

1. Penanaman Nilai-Nilai Lokal:

Menjaga Identitas dan Kearifan Budaya
Pemberdayaan masyarakat di Ciwalen dimulai dengan penanaman dan pelestarian nilai-nilai lokal. Masyarakat diajak untuk menjaga tradisi, adat, dan budaya setempat.

Baca Juga: Seruan Para Raja dan Ratu bersama Wali Spiritual Nusantara Mendesak MPR/DPR/DPD RI Melaksanakan Sidang Istimewa

Program ini mencakup pelatihan dan lokakarya tentang kerajinan tradisional, tarian daerah, dan kegiatan seni lokal. Dengan begitu, generasi muda tetap terhubung dengan akar budaya mereka dan masyarakat mendapatkan identitas yang kuat.


2. Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan:

Investasi pada Sumber Daya Manusia Pemberdayaan tidak lengkap tanpa pendidikan. Di Ciwalen, program pendidikan ditingkatkan dengan menyelenggarakan pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

Ini mencakup pembelajaran keterampilan teknologi, pertanian berkelanjutan, dan manajemen keuangan. Dengan peningkatan keterampilan, masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi dan berkontribusi pada pembangunan desa.

Baca Juga: Kenali Keratoris Pilaris atau Penyakit Kulit Ayam

3. Pembangunan Ekonomi Lokal :

Mendorong Kewirausahaan Desa Ciwalen memprioritaskan pengembangan ekonomi lokal sebagai upaya pemberdayaan. Program pemberian modal usaha, pelatihan manajemen bisnis, dan bimbingan teknis diberikan kepada para wirausaha lokal. Ini membuka peluang baru, seperti produksi kerajinan tangan, produk pertanian organik, dan pariwisata lokal. Dengan cara ini, potensi ekonomi desa
dimaksimalkan, dan pendapatan masyarakat meningkat.

4. Infrastruktur dan Akses Pelayanan Publik: Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB

Obor Hijriah Perangi Korupsi

Selasa, 16 Juni 2026 | 20:05 WIB
X