Update! Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Jakarta dan Tangerang Selatan

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 21 Januari 2023 | 05:16 WIB
Densus 88 Kembali Tangkap 3 Teroris Jaringan NII dan FPI di Jakarta Selatan. Foto: Ilustrasi/Opsi.ID
Densus 88 Kembali Tangkap 3 Teroris Jaringan NII dan FPI di Jakarta Selatan. Foto: Ilustrasi/Opsi.ID

Journalnusantara.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris. Ketiganya ditangkap di wilayah berbeda, yakni Jakarta Selatan (Jaksel), Tangerang Selatan (Tangsel), dan Jakarta Utara (Jakut).

“Pada hari Jumat tanggal 20 Januari 2023, telah dilakukan penangkapan terhadap 3 terduga tindak pidana terorisme,” kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (20/1/2023).

Ramadhan mengatakan Densus 88 Antiteror Polri menangkap AS di Jakarta Utara merupakan jaringan Negara Islam Indonesia (NII). Sementara tersangka teroris berinisial ARH ditangkap di Jaksel dan SN di Tangsel.

Polisi sudah memasukkan ARH dan SN ke daftar pencarian orang (DPO) sejak Maret 2022. Sebelumnya, keduanya sempat melakukan pembuatan bom tapi berhasil digagalkan pada tahun 2021.

“Nomor 2 dan 3 adalah DPO penangkapan Maret 2021 kelompok FPI Condet yang berencana melakukan pembuatan bom dan akan digunakan dalam aksi teror, namun berhasil digagalkan pada tahun 2021,” katanya.

Kepada awak media dilaporkan, rumah tersangka teroris berinisial AS di bilangan Sunter, Jakarta Utara, terlihat sepi. AS ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri pada Jumat (20/1/2023) pagi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tak ada aktivitas yang terlihat di area depan rumah AS. Hanya ada sebuah sepeda motor bebek yang terparkir di luar pagar.

Rumah bercat merah muda itu berada di sebuah gang sempit di kawasan Sunter. Sejumlah warga tampak melintasi jalan gang di depan rumah AS.

Beberapa anak terlihat berlari-larian di sisi rumah itu. Menurut warga sekitar, AS tinggal bersama kedua orangtua dan tiga kakaknya.

Tetangga AS mengaku terkejut dengan kabar bahwa pria itu pelaku terorisme.

“Dia orangnya enggak pernah gaul, jarang keluar. Saya juga kaget dengar katanya dia teroris tadi ditangkap,” ucap S saat ditemui di lokasi, Jumat (20/1) malam.

Sepengetahuan S, tersangka teroris itu dikenal pendiam dan pemalu. Terkadang, saat lewat di depan warga, AS hanya menunjukkan kepalanya.

“Dia kalau lewat kadang nyapa, tapi pendiam sih anaknya,” ungkap S.

Sementara itu, warga lain berinisial W menuturkan, sejak pagi, polisi sudah ramai berjaga di sekitar rumah AS. Setidaknya ada puluhan petugas yang mengaku anggota Densus 88.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X