Google Doodle Rayakan Hari Angklung Sedunia

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Kamis, 17 November 2022 | 12:40 WIB
Angklung adalah salah satu alat musik tradisional Indonesia yang masih dilestarikan hingga saat ini. (Instagram.com/@angklungudjo)
Angklung adalah salah satu alat musik tradisional Indonesia yang masih dilestarikan hingga saat ini. (Instagram.com/@angklungudjo)


JournalNusantara.com - Perayaan hari angklung sedunia pada hari Rabu kemarin (16/11), pihak perusahaan Google menampilkan angklung sebagai Google Doodle.

Untuk mengenang tokoh, Google memberikan apresiasi Google Doodle. Logi ini merupakan logo pada halaman pencarian, untuk merayakan hari libur atau hari besar seperti hari angklung sedunia.

Jika pengguna mengklik pada gambar Doodle tersebut, maka dari itu pengguna akan diarahkan ke pencarian dengan kata kunci Angklung. Pada tampilannya ini nampak ada 6 orang pria dan wanita sedang menggetarkan angklung secara bergantian.

Baca Juga: Sadis...Suami Siksa Istri, Diduga Berselingkuh dengan Tetangga, Videonya pun Viral

Sebagai informasi alat musik angklung dibuat dengan bambu. Angklung biasanya dari dua bagian tabung dan satu bagian alas, pengrajin memotong bambu menjadi tabung dengan ukuran yang berbeda untuk menentukan nada angklung.

Pemain angklung ini harus bekerja sama untuk menciptakan melodi dengan menggoyangkan angklung, agar mendapatkan nada yang berbeda dikarenakan angklung hanya memainkan satu nada saja.

Penduduk desa percaya bahwa suara angklung bisa menarik perhatian kepada Dewi Sri, Dewi Padi dan Kemakmuran.

Baca Juga: Netizen Berasa Nonton Drama Korea Melihat Kecantikan Ibu Negara Korsel Kim Kun Hee

Dilansir dari laman penjelasan Google, Alat musik Angklung ini sudah ada sejak 400 tahun yang lalu di Jawa Barat, Indonesia.

Sebab dari itu si pengrajin menggunakan bambu hitam khusus untuk membuatnya. Pada musim panen, mereka akan mengadakan upacara dan memainkan angklung dengan harapan dewa bisa memberkati mereka.

Lebih lanjut, pada tampilan Google Doodle bisa berbeda setiap wilayah, Doogle angklung sendiri hanya ditampilkan di wilayah Indonesia, Thailand, dan Inggris (UK).

Doogle tersebut akan menampilkan halaman pencarian yang bisa di klik oleh pengguna untuk mencari sumber informasi yang dibutuhkan.

Terkadang terdapat papan skor untuk bisa berkompetisi dengan pengguna lain. Bahkan beberapa Doodle memuat permainan yang bisa dimainkan oleh pengguna. (Tiara Maulia Setiawan)


Sumber: cnnindonesia.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X