nasional

Pilar Kearifan Itu Telah Berpulang: Duka Mendalam NU atas Wafatnya KH. Adib Rofi’uddin Izza

Senin, 1 Juni 2026 | 23:16 WIB
Pilar Kearifan Itu telah berpulang ke rahmatullah (Ist)

Di akar rumput, khidmah beliau bermanifestasi dalam bentuk dakwah yang sejuk dan menyentuh. Metode dakwah konvensional dan pengajian-pengajian yang beliau asuh selalu dipadati ratusan hingga ribuan jemaah Nahdliyin.

Beliau mendidik umat agar memegang teguh ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyyah di tengah gempuran ideologi transnasional maupun modernisme radikal.

5. Pengabdian Tanpa Batas Meski dalam Kondisi Sakit

Bentuk khidmah paling nyata terlihat pada dedikasi beliau jelang akhir hayatnya. Di tengah perjuangan medis melawan penyakit yang dideritanya, Kiai Adib selalu menyempatkan diri untuk memikirkan urusan pesantren, santri, serta agenda-agenda penting organisasi.

Catatan: KH. Adib Rofi’uddin Izza wafat pada hari Senin, 1 Juni 2026 pukul 09.15 WIB di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta.

Kepergian beliau meninggalkan duka yang teramat mendalam bagi struktur PBNU, jutaan warga Nahdliyin, serta dunia pesantren di Indonesia yang kehilangan salah satu pilar keteladanan dan kearifannya. Lahu Al-Fatihah

Halaman:

Tags

Terkini