JOURNALNUSANTARA.COM, KOTA TASIK - Lembaga bimbingan belajar Bisa Education kembali mencatatkan prestasi dengan mengantarkan tujuh peserta didiknya berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri melalui jalur seleksi tahun akademik 2025.
Keberhasilan ini menjadi bukti komitmen Bisa Education dalam mendampingi siswa mempersiapkan diri menghadapi persaingan masuk perguruan tinggi. Para siswa yang berhasil diterima tersebar di sejumlah program studi favorit di berbagai kampus negeri.
Tujuh siswa yang dinyatakan lolos tersebut antara lain:
Apta Mup’am M diterima di Program Studi S1 Ekonomi Pembangunan, Universitas Siliwangi.
Fatur Moh S M diterima di Program Studi S1 Agribisnis, Universitas Siliwangi.
Azkiya Maulida R diterima di Program Studi S1 PGPAUD, UPI Tasikmalaya.
Marsya Lutfiani A diterima di Program Studi Kebidanan, Poltekkes Yogyakarta.
M. Yusuf Ambari diterima di Program Studi S1 Ilmu Hukum, UIN Bandung.
Sarah Nazila Hasbulloh diterima di Program Studi S1 PGSD, UPI Tasikmalaya.
Saeful Mubarok diterima di Program Studi S1 Pendidikan Biologi, Universitas Siliwangi.
Ahmad Mustofa, M.Pd, Direktur Bisa Education menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa atas kerja keras dan dedikasi mereka selama menjalani proses belajar. Keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para siswa dan keluarga, tetapi juga menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi.
“Pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta pendampingan intensif yang diberikan para Tutor. Kami berharap mereka dapat terus berprestasi di jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” Kata Direktur Bisa Education. Minggu (31/05/2026).
Dengan capaian tersebut, Bisa Education optimistis dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan melahirkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat nasional.
Artikel Terkait
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Kurban dan Solusi Krisis Kepedulian Masa Kini (Bagian 41)
Menuntut Keadilan, Refleksi atas Kasus Kekerasan Seksual di Universitas Indonesia
Presiden Salurkan Hewan Kurban untuk Petani dan Pedagang di Cianjur lewat Tani Merdeka
Menanggapi Isu Pelecehan Seksual di Fakultas Hukum Universitas Indonesia
Mutiara Pagi: Logika (Bagian 2225)
Refleksi Tentang Kesetaraan Gender
Hilirisasi Berujung Nestapa Ekologi, Urgensi Audit Total Gurita Tambang di Teluk Buli
Diduga Jadi Lumbung Mafia Proyek, LPSE Cianjur Didemo Jaringan Intelektual Muda
KAI Cianjur Tegaskan Wajah Pengabdian Advokat di HUT Ke-18
Mutiara Pagi: Kebaikan ( Bagian 2226)