JournalNusantara.com - Sekolah terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, biaya pembangunannya telah ditanggulangi oleh Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Menurut Pemerhati Pendidikan Cianjur H. Idan Ramdan mengungkapkan pembangunan fisik bangunan terdampak gempa dibiayai oleh pusat, Pemerintah Daerah berkewajiban menyiapkan mebelair dan buku pelajaran yang tertimbun bangunan.
Baca Juga: Wamenag Tegaskan ASN Kemenag Jangan Terlibat Politik Praktis di Pemilu 2024
"Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pendidikan memiliki kewajiban menyiapkan mebelair dan buku-buku yang rusak akibat tertimbun gempa. Sementara untuk kontruksi bangunan kan sudah di cover Pemerintah Pusat". Ujar Idan saat dihubungi JournalNusantara.com, Senin, (17/7/2023).
Baca Juga: Tokoh Masyarakat Campaka Sepakat Dukung Gardian Muhammad Jadi Anggota DPRD Cianjur
"Tim teknis Dinas Pendidikan harus pro aktif melakukan pendataan sekolah yang membutuhkan bantuan Sarana prasarana." Tuturnya.
"Jangan sampai Kepala Sekolah ditelantarkan bahkan dimanfaatkan seperti embel-embel ganti bensin survey atau yang lainnya". Tegas Idan.
Baca Juga: Kasus Ponpes Al-Jaytun Diambil Alih Kemenkopolhukam RI
"Dinas Pendidikan Cianjur harus mengapresiasi bantuan pusat tersebut salahsatunya dengan gerak cepat mengadakan kebutuhan sekolah jangan sampai proses belajar mengajar menjadi terhambat karena kurang sarana penunjang." Pungkasnya.***
Artikel Terkait
Bisnis, Sunnah Rasul yang Terabaikan!
AHY Soroti Perekonomian Pemerintahan Jokowi
Banyak Kekosongan Jabatan Akibat Pensiun, Bupati Cianjur Lantik 144 Kepala Sekolah
Apa Kabar Bapak Pemekaran ?
Mantan Wabup Indramayu Lucky Hakim Diperiksa Dittipidum Bareskrim Polri Terkait Kasus Al-Jaytun
Abah Heri Sukirman, Pemekaran Cianjur Selatan Akan Terus Diperjuangkan Sambil Menunggu Perubahan Regulasi
Karnaen, Kasus Dugaan Penipuan Arisan Bodong Yang Libatkan IYI Menunggu Selesai Pemeriksaan Para Saksi
Kasus Ponpes Al-Jaytun Diambil Alih Kemenkopolhukam RI
Tokoh Masyarakat Campaka Sepakat Dukung Gardian Muhammad Jadi Anggota DPRD Cianjur
Wamenag Tegaskan ASN Kemenag Jangan Terlibat Politik Praktis di Pemilu 2024