Journalnusantara.com, Madinah - Tim Pengawas Haji DPR RI tinjau langsung pelaksanaan Ibadah Haji 1444 H/2023 M di Arab Saudi.
Hal ini untuk melakukan komunikasi langsung dengan pihak-pihak penyelenggara untuk mendapatkan data dan fakta tentang persiapan dan pelaksanaannya.
Ketua Timwas Haji Tahap II Muhaimin Iskandar menyebut tinjauan langsung ini secara khusus mengawasi kinerja para stakeholders.
"Memastikan Pemerintah penuhi kualitas pelayanan, pembinaan dan perlindungan jemaah haji dengan baik," katanya dilansir dari media sosial DPR RI.
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi meminta Pemerintah sebagai penyelenggara haji segera lakukan perbaikan dari hasil temuan lapangan Timwas Haji DPR selama di Kota Madinah.
"Perbaikan tersebut mengenai katering, pemondokan, transportasi, serta kesehatan," ujar Dia menyampaikan dengan jelas dan gemblang.
Baca Juga: Resmi, Indonesia Ditunjuk FIFA Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023
Ashabul minta kamar penginapan diisi maksimal tiga orang jemaah haji, agar lebih nyaman. Selain itu juga terkait keterbatasan tenaga medis yang tidak berimbang dalam melayani jumlah pasien jemaah haji.
Ia menyatakan, ketersediaan obat-obatan yang kurang juga menjadi evaluasi Timwas Haji DPR. Serta sisi transportasi untuk jemaah haji gelombang kedua yang diturunkan di Madinah dan makanan katering yang perlu juga diperbaiki.
"Empat poin itu tentu kita harapkan segera ada perbaikan lagi. Kami InsyaAllah akan selalu mengawasi dan mengawal sampai selesai," ujar Ashabul usai rapat kerja dengan Kepala Daker Madinah dan Dubes Indonesia untuk Arab Saudi, Kamis (22/06/2013).
Hal senada disampaikan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Maria Astuti meminta pemerintah, dalam hal ini Kemenag agar ke depan lebih mengantisipasi tambahan kuota haji. Mengingat tahun ini tambahan jemaah haji lansia meningkat, sehingga pemerintah harus memberikan pelayanan yang lebih ekstra.
"Ke depan kita berharap Kemenag lebih mengantisipasi kloter tambahan. Juga terkait penggabungan kelompok dari daerah kabupaten/kota yang berbeda, walaupun sedikit tetapi juga jangan sampai masalah kesehatan ini jadi persoalan," ujarnya.
Baca Juga: Berikut Cara Konversi Motor BBM ke Motor Listrik
Endang juga mengatakan cukup banyak jemaah yang jatuh sakit karena kurangnya persiapan kesehatan fisik. Ia berharap hal ini menjadi evaluasi untuk penyelenggaraan Ibadah Haji selanjutnya.
Artikel Terkait
Ukir Sejarah, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi Buka Program Studi Ekonomi Syari’ah
Terima Kunjungan Menteri Vanuatu, Wapres RI Sampaikan Komitmen Pembangunan Papua
Hore, Gratis Uji Coba Kereta Cepat Jakarta - Bandung 3 Bulan Pertama
Gila...11 Tahun Ibu-Anak Lakukan Hubungan Terlarang di Bukit Tinggi, Kok Bisa ?
Bos Idan Dunia Terbalik Menilai Pas Jika Wakil Rakyat di DPR RI Diwakili Oleh Para Putra Daerah
H. Endang Sutisna Menuju Gedung Senayan Niat Saya Baktikan Diri Untuk Percepatan Pembangunan Cianjur
Berikut Cara Konversi Motor BBM ke Motor Listrik
Sadiaga Janjikan 3 Kemudahan Kepada Investor India Yang Tertarik Investasi di Bidang Pariwisata
Laksanakan Ibadah Haji, Anies Baswedan Berpesan dan Memohon Maaf serta Do'a dari Warga Indonesia
Resmi, Indonesia Ditunjuk FIFA Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2023