Journalnusantara.com, Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), KH Maruf Amin, bertemu dengan salah satu menteri negara di Pasifik, yaitu Vanuatu.
"Menerima kunjungan kehormatan Wakil Perdana Menteri Vanuatu, Jotham Napat Nauka, di Istana Wakil Presiden, Jakarta," kata Wapres RI dilansir dari media sosial pribadinya.
Wapres RI menyampaikan komitmen Indonesia untuk meningkatkan hubungan bilateral yang dapat membawa manfaat bagi kedua negara.
"Selain penguatan kerja sama di bidang pembangunan dan ekonomi, Indonesia juga siap untuk menjadi pintu gerbang bagi Vanuatu memasuki pasar ASEAN," ujarnya.
Baca Juga: Ukir Sejarah, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi Buka Program Studi Ekonomi Syari’ah
Mantan Rais Am PBNU ini juga menyampaikan upaya-upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk memeratakan kesejahteraan bagi rakyatnya, salah satunya masyarakat Papua.
"Pembangunan di Papua dilakukan dengan tetap menghormati keberagaman yang ada di sana. Penyelesaian persoalan keamanan pun ditempuh melalui pendekatan komprehensif," bebernya.
Di sisi lain, kata Wapres RI telah dibentuk juga Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) yang memiliki tugas dan kewenangan untuk melakukan implementasi serta evaluasi akselerasi program percepatan pembangunan di Papua.
Baca Juga: KPK Tahan Tersangka Suap dan Gratifikasi Proyek Infrastruktur Papua
Artikel Terkait
STISNU Cianjur, Kampus HAROKAH Bermanhaj Aswaja Annahdliyyah
Be Youth Concert and Competitions
Mengenal Isna Septi Handayani, Vokalis Cantik Band Qasima
Dibalik Laga Indonesia Lawan Argentina ada Kemesraan Jokowi, Prabowo Subianto dan Erick Tohir
Tepat di Hari Ulang Tahunnya, Presiden Jokowi Cabut Status Pandemi Covid 19
Mansur Sulaeman, Emak-Emak Menjadi Salah Satu Lumbung Suara Dalam Pileg 2024
Polres Cianjur Perkuat Keamanan Lingkungan Melalui Satkamling
Wasekjen Partai Demokrat Jansen Sitindoan, Nasdem Kadernya Diambil Kami Rumahnya Mau Diambil
KPK Tahan Tersangka Suap dan Gratifikasi Proyek Infrastruktur Papua
Ukir Sejarah, STAI Syamsul 'Ulum Gunungpuyuh Sukabumi Buka Program Studi Ekonomi Syari’ah