JournalNusantara.com - Dalam rangka meningkatkan kesadaran politik dan sosialisasi Pemilu 2024 bagi masyarakat, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) bersama dengan Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), melakukan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilu 2024 secara serentak di Hotel Grand Bydiel, Kamis (1/6).
Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, sudah berjalan. Langkah sosialisasi dan juga pemberian pendidikan politik kerap kali dilakukan kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Mahmud MD Merespon Kekhawatiran Kubu Anies Terkait Isu Penjegalan Dalam Pilpres 2024
Bukan sekedar sosialisasi saja, pesan jelang pesta demokrasi pun disampaikan oleh Anggota DPR RI, Irwan Hasman kepada masyarakat yang hadir.
"Kita yang sama-sama bertanggung jawab dalam tahapan Pemilu ini bersama dengan pemerintah dalam hal ini Departemen Dalam Negeri dan Komisi II DPR RI sebagai legislatornya. Juga ada penyelenggara dalam hal ini KPU dan DKPP. Kita bersepakat untuk mensukseskan Pemilu Serentak 2024," ujar Anggota DPR RI, Irwan Hasman.
Lanjut Irwan, ia meminta kepada masyarakat agar tidak berkubu-kubu pada Pemilu 2024 mendatang. Sehingga, hal tersebut pun turut ikut mensukseskan pesta demokrasi di Indonesia.
Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat (UAH) di Ganjar Gelar Doctor Honoris Causa Oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta
"Kita harus mencontoh, seperti apa yang terjadi 2019 yang terjadi pembelahan atau berkubu. Akan tetapi, ditutup dengan happy ending. Dimana dua kubu kembali bersatu. Boleh berbeda pilihan, tetapi kita harus tetap satu," imbaunya.
Kejadian Pemilu sebelumnya dijadikan pelajaran untuk menuju demokrasi yang dewasa pada Pemilu 2024 tanpa ada pembelahan-pembelahan.
"Jadi demokrasi yang dewasa yang harus disebarluaskan, jangan sampai perbedaan pilihan terus berlanjut," tutupnya.
Menanggapi kegiatan tersebut, Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Cianjur Ariadi S Pratama mengungkapkan sangat mendukung kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat tersebut.
Baca Juga: Promedia Teknologi Bersama Kemenkop UKM Bangun Megaportal Bantu UMKM Naik Kelas
"Pemilu 2024 sebentar lagi akan dilaksanakan, partisipasi masyarakat sebagai pemilih menjadi salahsatu kunci sukses pesta demokrasi. Apabila nilai partisipasi sedikit maka selain kalkulasi anggaran jadi mubadzir, juga panitia pemilu yang dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan dianggap tidak maksimal dalam bekerja. Untuk memaksimalkan target persentase partisipasi masyarakat salah satunya dengan kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat." Ujarnya.
Arya menambahkan kewajiban pendidikan politik masyarakat selain tugas KPU juga partai politik wajib memberikan kegiatan seupa kepada para pengurus, anggota dan konstituen agar ketika kesadaran politik masyarakat sudah baik maka pelaksanaan Pemilu akan berjalan maksimal.***
Artikel Terkait
Fitnah Kehidupan - Bagian 2
Promedia Teknologi Bersama Kemenkop UKM Bangun Megaportal Bantu UMKM Naik Kelas
Gelar RTK, PK PMII STISNU Cianjur Bicara Pentingnya Regenerasi Kader
Transformasi Trio Sinaran, Peraih Gelar Puteri Indonesia 2023
Dalam Rapimnas Gerakan Pemuda Ka'bah, Sandiaga Uno Beri SInyal Ingin Jadi Cawapres Ganjar Pranowo
Ustadz Adi Hidayat (UAH) di Ganjar Gelar Doctor Honoris Causa Oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta
Panglima TNI Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Monas
Mahmud MD Merespon Kekhawatiran Kubu Anies Terkait Isu Penjegalan Dalam Pilpres 2024
Tanyakan Dana Stimulan Gempa, Pendopo Cianjur di Demo Hingga Pintu Gerbang Utara Jebol
Selebgram Putri Melania Bicara Pentingnya Pancasila