Mahmud MD Merespon Kekhawatiran Kubu Anies Terkait Isu Penjegalan Dalam Pilpres 2024

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Kamis, 1 Juni 2023 | 14:45 WIB
Mahmud MD (Sumber foto : IG Mahfud MD)
Mahmud MD (Sumber foto : IG Mahfud MD)
 
 
JournalNusantara.com = Makin mencuatnya kabar bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan cawe-cawe di Pemilu 2024 direspon oleh kubu Anies Baswedan. Ada kekhawatiran kalau isu itu benar akan timbul ketidaknetralan pemerintah dalam Pemilu 2024 mendatang. 
 
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD segera merespons kekhawatiran kelompok bakal calon presiden (Capres) Anies Baswedan soal isu penjegalan tersebut.
 
 
"Ndak ada, itu isu politik, itu bagian dari perlombaan kontestasi politik, yang mengatakan itu menjegal mungkin biar pendukungnya muncul atau mungkin biar yang milih sedikit, kalau pemerintah tidak berkehendak," kata Mahfud di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis (1/6).
 
Mahfud menegaskan, pemerintah tidak ada upaya untuk menjegal salah satu bakal capres. Mahfud justru mengingatkan kepada kelompok pendukung Anies Baswedan agar tak dijegal di internalnya sendiri.
 
 
"Ndak ada menjegal, malah saya katakan kepada dia, kamu harus usahakan didalam berbagai forum agar koalisi yang mendukung Anies itu kompak, agar Anies tidak dijegal oleh internalnya sendiri," tegas Mahfud.
 
Mahfud pun memastikan tidak ada upaya penjegalan yang dilakukan pemerintah. Namun, memberikan hak kepada setiap bakal capres untuk maju pada Pemilu 2024.
 
"Kalau pemerintah ndak, kita lindungi haknya," klaim Mahfud.
 
Sebelumnya, bakal Capres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengaku menerima banyak pesan terkait  kekhawatiran usai Presiden Jokowi melontarkan ucapan akan cawe-cawe demi bangsa dan negara, termasuk soal Pemilu 2024.
 
 
"Jadi merespons pemberitaan yang mengungkapkan bahwa Presiden mengambil sikap untuk akan bersikap tidak netral dan akan cawe-cawe. Semenjak semalam sampai tadi siang kami banyak sekali menerima ungkapan aspirasi dan kekhawatiran," ucap Anies di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.***
Sumber : jawapos.com
 
Anies menyebut, sejumlah ungkapan kekhawatiran itu diterima Anies dan kelompok Koalisi Perubahan. Isu itu dari berupa penjegalan hingga potensi tak netralnya Pemilu 2024.
 
 
"Ada yang mengungkapkan kekhawatiran penjegalan, ada yang mengungkapkan kekhawatiran kriminalisasi, ada yang kekhawatiran tentang tidak netralnya penyelenggaraan pemilu, ada kekhawatiran tentang caleg-caleg yang mungkin dapat diperlakukan tidak fair, partai-partai yang dapat perlakuan tidak fair, calon-calon presiden yang dapat perlakuan tidak fair," pungkas Anies.
Sumber : jawapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X