Pemerintah Resmikan 3 Infrastruktur Pengendali Banjir di Bandung

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Senin, 6 Maret 2023 | 12:48 WIB
Pemerintah Resmikan 3 Infrastruktur Pengendali Banjir di Bandung
Pemerintah Resmikan 3 Infrastruktur Pengendali Banjir di Bandung

Journalnusantara.com, Bandung - Dalam Kunjungan Kerja di wilayah Jawa Barat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan 3 infrastruktur pengendali banjir di Kota/Kabupaten Bandung.

Proyek besar tersebut yakni Floodway Cisangkuy, Kolam Retensi Cieunteung, dan Kolam Retensi Andir.

Pembangunan ketiga infrastruktur tersebut merupakan bagian dari rencana induk sistem pengendalian banjir (flood control) Sungai Citarum dari hulu hingga hilir untuk mengurangi kerentanan bencana banjir kawasan Kota/Kabupaten Bandung.

Baca Juga: PC GP Ansor Sumedang Soroti Penggenangan Bendungan Sadawarna

"Sore hari ini kita resmikan yang namanya kolam retensi untuk mengendalikan banjir. Kita tahu kalau hujan deras dulu di Bandung dan sekitarnya pasti banjir. Untuk itu kita bangun 3 infrastruktur yang kita resmikan yakni Floodway Cisangkuy, Kolam Retensi Cieunteung, dan Kolam Retensi Andir," kata Presiden Jokowi di Kolam Retensi Andir, Kabupaten Bandung, Minggu (5/3/2023).

Menteri Basuki mengatakan bahwa ketiga infrastruktur pengendali banjir tersebut merupakan bagian dari sistem penanganan banjir Sungai Citarum dari hulu, tengah hingga hilir.

Selain ketiganya, juga telah dibangun sejumlah infrastruktur pengendali banjir lainnya, seperti normalisasi Citarum, lima polder yang berada di daerah cekungan.

Baca Juga: Angin Kencang Warnai Lomba F1 Powerboat Danau Toba

Sehingga tidak dapat mengalir ke Citarum dengan gravitasi, yakni Polder Cipalasari-1, Polder Cipalasari-2, Polder Cijambe Barat, Polder Cijambe Timur serta Polder Cisangkuy.

Floodway Cisangkuy merupakan sodetan sepanjang 5,45 km untuk mengurangi beban Sungai Citarum di Dayeuhkolot.

Sodetan Cisangkuy akan mengalirkan debit banjir sebesar 230 m3/detik yang semula bermuara Baleendah-Dayeuhkolot menjadi bermuara ke Pameungpeuk (hilir).

Baca Juga: Banjir Terjang Kabupaten Bekasi, 73 Titik Tergenang

Sehingga nantinya bakal mengurangi lama genangan dan luas genangan di daerah Dayeuhkolot, Baleendah, Andir, dan sekitarnya.

Hadir juga dalam peresmian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Komisi V DPR RI Ace Hasan Syadzily, Komisi V DPR RI Anang Susanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Walikota Bandung Yana Mulyana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Sumber: kemenpupr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X