Edisi KKN UIN SGD Bandung: Rembug Warga Sukamulya, 5 Program Berbasis Potensi dan Kebutuhan Masyarakat

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:44 WIB
Foto : Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan kondisi masyarakat dari beberapa aspek dengan membandingkan keadaan 10 tahun lalu, lima tahun lalu, hingga kondisi saat ini. Pembahasan itu kemudian menghasilkan lima program yang akan dikembangkan bersama masyarakat.
Foto : Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan kondisi masyarakat dari beberapa aspek dengan membandingkan keadaan 10 tahun lalu, lima tahun lalu, hingga kondisi saat ini. Pembahasan itu kemudian menghasilkan lima program yang akan dikembangkan bersama masyarakat.

JournalNusantara.com/ CIANJUR - Upaya mengembangkan potensi masyarakat Desa Sukamulya terus dilakukan melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN dan warga. Dalam kegiatan Rembug Warga, masyarakat bersama mahasiswa membahas kondisi desa dari masa lalu hingga saat ini sekaligus merumuskan program yang dinilai sesuai dengan kebutuhan dan potensi masyarakat.

KKN Sisdamas 174 menggelar Rembug Warga di PKBM Desa Sukamulya, Karang Tengah, pada Minggu (9/8). Kegiatan yang dihadiri mahasiswa KKN, warga, serta RT/RW setempat tersebut menjadi forum untuk membahas hasil pemetaan kondisi dan potensi masyarakat sekaligus merumuskan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan warga. Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah rancangan program yang kemudian dibahas bersama masyarakat melalui diskusi dan penyampaian tanggapan.

Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan kondisi masyarakat dari beberapa aspek dengan membandingkan keadaan 10 tahun lalu, lima tahun lalu, hingga kondisi saat ini. Pembahasan itu kemudian menghasilkan lima program yang akan dikembangkan bersama masyarakat.

Baca Juga: Metty dan Isfan Antara Restu DPP dan Klaim Dukungan, Jelang MUSDA Golkar Mesin Politik Mulai Memanas

“Saya berharap kelima program ini dapat terus berlanjut. Setelah mahasiswa KKN kembali, program-program tersebut masih bisa dikembangkan sesuai dengan potensi yang ada di masyarakat,” ujar Teguh selaku ketua kelompok.

Harapan tersebut kemudian mengarah pada pembahasan mengenai keberlanjutan program dan pihak yang akan terlibat dalam pelaksanaannya. Mahasiswa dan warga membahas penanggung jawab dari masing-masing program agar kegiatan yang telah dirumuskan dapat tetap berjalan setelah masa KKN berakhir.

“Penanggung jawabnya itu bukan dari mahasiswa, tapi dari warga untuk memantau kelanjutan dari program,” ucap Teguh.

Salah satu program yang dibahas adalah Gerakan Eksplorasi Potensi Remaja (GELORA), yang diarahkan sebagai wadah bagi remaja untuk mengembangkan minat dan bakat. Pelatihan menjahit menjadi salah satu kegiatan awal yang telah dilaksanakan dengan dukungan PKBM.

 Baca Juga: Buntut Kasus Hafalan Al-Quran Ditukar Miras, 5 Orang Dilaporkan ke Polisi

"Selain GELORA, kita juga ada program Minat Literasi. Rencananya akan dibuat pojok baca agar masyarakat bisa mengakses buku untuk membaca maupun meminjam untuk umum. Program tersebut juga didukung melalui upaya kerja sama dengan pihak luar untuk memenuhi kebutuhan buku.” ujar Teguh.

Masih dalam pembahasan yang sama, dalam bidang ekonomi, mahasiswa merancang program Digitalisasi dan Promosi UMKM untuk membantu pelaku usaha memperkenalkan produknya melalui konten dan media promosi.

"program Digitalisasi dan Promosi UMKM diarahkan untuk membantu pelaku usaha memperkenalkan produknya melalui konten digital dan media promosi. Juga program lainnya berupa Roda Gerak Bersih yang dirancang untuk membantu lansia mengangkut sampah dengan lebih ringan" jelas Teguh.

Melalui Rembug Warga, lima program tersebut dirumuskan dengan berangkat dari potensi, kebutuhan, dan kondisi masyarakat Desa Sukamulya. Program yang disusun bersama ini diharapkan tidak berhenti pada masa KKN, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dan mendukung keberlanjutan pembangunan desa.

Penulis: Zelda Felcitia Sajjad

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X