JournalNusantara.com - Belum selesai urusan para oknum tenaga kesehatan (nakes) yang sempat berkomentar bernada sinis terhadap almarhum pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Yurizal Tri Caerawan.
Salah satu nakes yang ikut terlibat kontroversi ini, yaitu Norma Zahara (NZ), yang sempat mencibir almarhum Yurizan soal pelayanan BPJS yang menurutnya lama lantaran harus 8 jam menunggu untuk mendapatkan ruangan.
Kala itu, Norma sempat menuliskan kata-kata kasar di utas Yurizal Tri Chaerawan ihwal keluhan tersebut.
"8 jam sangat-sangat wajar apalagi KT itu RS rujukan nasional," begitu cibiran Norma yang sempat beredar luas terhadap Yurizal.
Gara-gara hal tersebut, netizen murka dan menagih permintaan maaf kepada para nakes yang telah julid kepada Yurizal.
Sadar dirinya disorot, beberapa nakes yang telah berkomentar jahat ke Yurizal satu persatu akhirnya meminta maaf dan melayangkan klarifikasi, termasuk Norma Zahara.
Baca Juga: Selain Tembakan di Kepala, Tubuh Winda Lorenza Punya Luka Memar hingga Goresan
Minta Maaf dan Janji Tak Ulangi Lagi
Gelombang kecaman publik kini membuat Norma Zahara meminta maaf atas kekejaman yang ia sampaikan.
"Saya Norma Zahara meminta maaf dan penyesalan saya yang sebesar-besarnya terhadap sikap dan tindakan saya di sosmed Threads," kata Norma dikutip dalam klarifikasinya, pada Jumat, 7 Agustus 2026.
"(Saya mengakui) telah menyinggung dan menyakiti almarhum Yurizal beserta keluarga," ucapnya.
Norma juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas komentar yang dianggap tidak pantas.
"Maafkan perbuatan saya yang tidak senonoh dan tidak mencerminkan sebagai manusia saya menyadari hal itu sangatlah tidak pantas dan saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," ungkap Norma.
"Sampai saat ini penyesalan itu masih ada, saya akan berbuat lebih baik lagi," tutupnya.
Artikel Terkait
Anggota Komisi IV DPR RI Soroti Kemitraan Pabrik Gula, Petani Tebu Banyuwangi Harus Jadi Prioritas
Atasi Kebakaran Gunung Bromo Tim SAR Terkendala Medan, Titik Api Sulit Dijangkau
Oknum Nakes yang Sempat Nyinyir ke Pasien BPJS Dikasih Paham dr. Gia, Ingatkan Sakit Itu Tidak Enak
Terduga Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Melarikan Diri ke Banten, Resmob Polda Metro Tangkap Terduga Pelaku
LGBT dalam Perspektif Negara Hukum Pancasila: Mengapa Indonesia Tidak Dapat Meniru Barat?
Mutiara Pagi: Anak Panah (Bagian 2294)
DPMPTSP Cianjur Pastikan Investor Libatkan UMKM dan Tenaga Kerja Lokal
FOKSI Cianjur Soroti Permasalahan Dapur MBG Garuda Mandiri di Cibeber
Kronologi Temuan 995 Pucuk Senpi hingga VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel, Diduga Milik Eks Ketua Yayasan
Selain Tembakan di Kepala, Tubuh Winda Lorenza Punya Luka Memar hingga Goresan