Oknum Nakes yang Sempat Nyinyir ke Pasien BPJS Dikasih Paham dr. Gia, Ingatkan Sakit Itu Tidak Enak

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:16 WIB
Foto : Menyoroti penuturan tenaga kesehatan sekaligus publik figur, dr Gia yang menyoroti kasus komentar sinis oknum nakes terhadap pasien BPJS. (Instagram.com / @giapratamamd - @fakta.indo)
Foto : Menyoroti penuturan tenaga kesehatan sekaligus publik figur, dr Gia yang menyoroti kasus komentar sinis oknum nakes terhadap pasien BPJS. (Instagram.com / @giapratamamd - @fakta.indo)

JournalNusantara.com - Sebagian publik di media sosial, sedang ramai menyoroti kasus cibiran oknum tenaga kesehatan (nakes) yang sempat dilontarkan terhadap almarhum pasien penerima bantuan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Yurizal Tri Caerawan.

Sebelumnya, kasus komentar bernada sinis sejumlah tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS itu memicu reaksi di kalangan profesi medis.

Terkini, salah satu tanggapan itu datang dari dokter umum sekaligus kreator edukasi kesehatan, dr. Gia Pratama Putra.

Terlihat dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @giapratamamd, pada Kamis, 6 Agustus 2026, dr Gia mengajak rekan-rekan sejawatnya untuk kembali mengingat makna profesionalisme dan empati dalam melayani pasien.

Dokter Gia mengingatkan, jas putih yang dikenakan dokter maupun seragam tenaga kesehatan bukan sekadar identitas profesi, melainkan pengingat akan tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan.

"Teman-teman dokter, teman-teman nakes. Jas putih yang kita kenakan, seragam rumah sakit yang melekat di tubuh kita, sejatinya adalah pakaian penetral emosi," ungkapnya.

Baca Juga: Atasi Kebakaran Gunung Bromo Tim SAR Terkendala Medan, Titik Api Sulit Dijangkau

Ngerti Lelah, tapi Itu Tanggung Jawab

Dokter Gia menilai, setiap tenaga kesehatan memang menghadapi tekanan pekerjaan yang besar.

Meski begitu, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan empati kepada pasien.

Rekan sejawat dr Tirta itu lantas mengingatkan, dokter dan tenaga kesehatan mampu mengendalikan emosi ketika menghadapi berbagai situasi di fasilitas pelayanan kesehatan.

"Saat seragam itu dipakai, kita sedang mengingatkan diri sendiri bahwa segala lelah, kecewa, marah, dan segala tekanan yang kita rasakan, ada tanggung jawab besar untuk tetap bersikap profesional," beber dr Gia.

Selelah-lelahnya Nakes, Lebih Lelah Pasien

Pada bagian akhir unggahannya, dr Gia menyampaikan kalimat yang menjadi refleksi atau pengingat untuk para nakes RI agar tak terulang lagi kasus serupa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Menko PM dan LPS Edukasi Keuangan Santri di Cianjur

Selasa, 4 Agustus 2026 | 17:46 WIB
X