Journalnusantara.com - Tawuran antar pelajar di Kabupaten Cianjur kembali disoroti. Dalam keterangannya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, menegaskan tidak akan mentoleransi aksi tawuran antarpelajar yang kembali terjadi.
Hal ini menyusul insiden yang melibatkan dua sekolah di Kabupaten Cianjur, Dedi langsung menyiapkan sejumlah langkah penanganan, mulai dari investigasi hingga pembinaan disiplin melalui program barak militer.
Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi melalui unggahan di akun media sosial pribadinya pada Selasa (11/8/2026). Ia mengaku prihatin karena tawuran pelajar kembali muncul di daerah yang sebelumnya relatif kondusif.
Baca Juga: Maling Nekad Bermodal Kunci Lemari Bobol Stang Motor, Apes...Digulung URC Macan Blambangan
"Enggak pernah ada tawuran ternyata sekarang muncul lagi, SMK Siliwangi Cianjur mendatangi SMKN 1 Cilaku Cianjur hingga terjadi keributan berdrkan berita," ujar Dedi.
Sebagai respons, Dedi memastikan tim investigasi akan segera diterjunkan untuk mengungkap kronologi kejadian sekaligus memastikan pihak-pihak yang terlibat.
Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan langkah pembinaan maupun sanksi yang akan diberikan.
Selain proses investigasi, seluruh pelajar yang terbukti terlibat akan menjalani pembinaan kedisiplinan.
Baca Juga: Antisipasi Karhutla, Polres Cianjur Siagakan 700 Personel
Salah satu langkah yang disiapkan adalah mengikuti program penyadaran di barak militer yang selama ini dinilai efektif dalam membentuk karakter, disiplin, dan tanggung jawab.
"Besok tim investigasi akan turun ke sekolah tersebut. Seluruh yang terlibat akan kami proses secara kedisiplinan. Setelah itu mereka akan mengikuti program penyadaran barak militer. Kedua belah pihak akan ditempatkan dalam satu barak agar terbangun kekompakan dan tidak terulang lagi peristiwa itu," jelasnya.
Baca Juga: Antisipasi Kebakaran Gunung Gede Pangrango, Polres Cianjur Perkuat Kolaborasi Lintas Instansi
Dedi berharap insiden serupa tidak kembali terjadi di wilayah Jawa Barat. Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang memicu gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk aksi tawuran yang melibatkan pelajar.
"Semoga kejadian ini tidak terulang lagi di tempat lain. Pemprov Jabar akan bersikap tegas terhadap siapa pun yang membuat keonaran," tegas Dedi.
Artikel Terkait
Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Cianjur Gelar Santunan Yatim dan Wakaf Alquran di Mekarwangi
Muswil VII KAHMI Jabar 2026 Tetapkan Lima Presidium MW FORHATI Periode 2026–2031
Ini Soal Tradisi dan Sejarah Yang Patut Dihormati dan Diperingati
Polres Cianjur Salurkan 5.000 Liter Air Bersih di Kampung Cibarengkok
Mutiara Pagi: Yang Terbaik Sedang Menanti (Bagian 2297)
Mutiara Pagi: Perubahan (Bagian 2298)
Tumpas Peredaran Narkoba di Cianjur: 32 Kasus Diungkap, 38 Pelaku Diciduk
Antisipasi Kebakaran Gunung Gede Pangrango, Polres Cianjur Perkuat Kolaborasi Lintas Instansi
Antisipasi Karhutla, Polres Cianjur Siagakan 700 Personel
Maling Nekad Bermodal Kunci Lemari Bobol Stang Motor, Apes...Digulung URC Macan Blambangan