JournalNUsantara.com - Kabar terbaru mengenai keberadaan Femas Yani Arianto, warga negara Indonesia (WNI) asal Madiun yang diduga kabur dari rombongan piknik saat di Korea Selatan mulai terungkap.
Dugaan kaburnya Femas ini mulai ramai usai diunggah oleh akun Instagram maupun Threads @sarjanabackpacker untuk mencari tahu keberadaannya.
Iming-iming liburan gratis ke Malaysia dan Singapura pun dijanjikan oleh pihak travel bagi siapapun yang berhasil menemukan serta melaporkannya kepada pihak terkait di Korea Selatan.
Usai viral di berbagai platform media sosial sejak akhir minggu lalu, Femas terungkap sempat terlihat di beberapa tempat di sekitar Ansan, termasuk di masjidnya.
Sempat Kerja Sehari, Langsung Resign
Melalui unggahan di Instagram, founder agen travel tempat Femas mengikuti open trip, Muhammad Fariz Ragil Ramadhani, mengungkapkan bahwa Femas sempat bekerja di Korea Selatan.
Fariz mengunggah tangkapan layar informasi dari WNI sekitar Ansan yang dikirim lewat DM, menyebutkan bahwa Femas sempat bekerja di tengah pelariannya.
“Halo selamat siang, izin memberi informasi sedikit mengenai salah satu orang yang kabur dari travel/open trip ke Korea. Jadi dari teman saya, nah temen saya 3 orang, yang 1 si pelaku menanyakan basecamp orang Ponorogo dan juga PSHT, lokasi dia nanya basecamp itu dia depan warung sembako Batavia,” tulis pesan yang dikirim kepada Fariz dan diunggah di akun Instagram @sarjanabackpacker pada Selasa, 21 Juli 2026.
“Dan temen satu lagi dia ngomong bahwa pelaku ini pernah kerja bareng di sebuah pabrik krom wilayah Siheung-oido, baru kerja sehari langsung resign dengan alasan kerjanya capek,” lanjutnya.
Senada dengan laporan pertama, pada unggahan selanjutnya juga membagikan informasi bahwa Femas memang sempat bekerja dan beristirahat di masjid.
“Kata temenku kemarin dia sempet kerja siang, terus enggak betah. Sekarang enggak ngapa-ngapain di masjid, besok saya ke masjid salat dhuhur, sambil main di sana barangkali ada orangnya,” tulis dalam pesan tersebut.
Mengaku Pemegang Visa E-9 Korea
Selanjutnya, pesan lain yang diunggah berupa pengakuan yang diterima menyebut Femas pemilik visa E-9 Korea.
“Iya benar dia ada di masjid. Dua hari terakhir baru datang, sata tanya katanya visa E-9, baru nganggur,” tulis pengirim pesan.
Artikel Terkait
Potret Rektor UIN Bandung: Dari Warisan Sunan Gunung Jati, Cermin Karakter Kepemimpinan Transformatif
Cianjur Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Disdikpora Cianjur Siapkan BBPPMPV Pertanian Jadi Transit Sekolah Terintegrasi
Mutiara Pagi: Semua Dipergilirkan (Bagian 2277)
Sesudah Perayaan
Hotman Paris Sebut Febrie Adriansyah Sosok Kebanggan Prabowo, Istana: Jangan Kaitkan dengan Presiden
Audisi Beauty Muslimah Indonesia Jakarta 2027 Resmi Dibuka, Kesempatan Emas untuk Muslimah Jabodetabek!
Diduga Rindu Kampung Halaman, Kepala SPPG Blora Mendadak Resign usai Sempat Pamit Lalu Hilang Tak Kembali
Bekuk Dua Pelaku, Polres Cianjur Gagalkan Peredaran Belasan Kilogram Ganja
Viral Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Gedung Kejagung Jakarta, Desak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diadili