Dengan lancarnya proses ini, produksi massal beberapa model andalan BYD, seperti Atto 1, Dolphin, Seal, hingga Sealion 7, ditargetkan akan dimulai pada kuartal pertama tahun 2026.
"Sekarang mulai start proses tahap terakhir, harusnya lancar. Itu semua dimulai di kuartal I 2026," tegas Luther.
Komitmen BYD ini didorong oleh pertumbuhan permintaan mobil listrik di Indonesia yang melonjak tajam, dengan rata-rata penjualan mencapai 10.000 unit per bulan. Kehadiran pabrik lokal ini dianggap krusial untuk memastikan pasokan yang stabil bagi konsumen di Tanah Air.
"Saat ini semua on track, kami akan umumkan langsung segera setelah semua komplet. Kami sangat confidence di kuartal I kita bisa langsung memanfaatkan fasilitas itu," tutupnya.***