Ustadz Evie Effendi Terseret Kasus KDRT, Begini Kronologinya

photo author
Deni Wijaya, Journal Nusantara
- Jumat, 5 Desember 2025 | 17:26 WIB
Ustaz Evie Effendi Ditetapkan Sebagai Tersangka.
Ustaz Evie Effendi Ditetapkan Sebagai Tersangka.

Journalnusantara.com - Ustadz kondang Evie Efendi di duga terseret kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anak kandungnya yang berinisial NAS (21). Ustadz Kondang asal Bandung ini kini harus berurusan dengan hukum.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun oleh awak media, Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Satreskrim Polrestabes Bandung menerima laporan kasus ini dari mantan istrinya dan menceritakan kronologinya.

Berikut kronologi perkara dalam kasus KDRT yang menjerat Ustaz Evie Efendi:

Baca Juga: Wartawan Wajib Tahu, Apa Itu Kode Etik Jurnalistik

Rio Damas Putra, kuasa hukum korban, mengatakan peristiwa itu bermula ketika kliennya, NAS-anak kandung Ustaz Evie Efendi-mendatangi rumah ayahnya di wilayah Kota Bandung. Saat itu, Evie tengah berada di masjid menunaikan salat Jumat. Korban kemudian disambut neneknya, T, namun kedatangannya diterima dengan sikap kurang ramah.

Setelah salat Jumat, Evie tiba di rumah dan langsung bertemu dengan anak keduanya itu. Menurut Rio, kliennya datang dengan maksud baik, yakni menjalin komunikasi serta menanyakan soal nafkah yang disebut tidak rutin diberikan.

Sekadar diketahui, Evie memiliki empat anak dari mantan istrinya, dan NAS merupakan anak kedua. Sebelumnya, NAS pernah tinggal di rumah Evie bersama nenek dan ibu tirinya yang berinisial DS, namun pada Januari 2025, NAS memilih pindah dan tinggal dengan ibu kandungnya.

Baca Juga: LINK LIVE STREAMING Persib vs Borneo FC: Saksikan Siaran Langsung Indosiar Malam Ini

"Nah, dan setiap bulan itu pasti selalu diberikan nafkah. Karena kan secara hukum juga anak masih di bawah 21 tahun, walaupun statusnya sudah berpisah, tetap masih disebutnya juga kan seorang ayah harus memberikan nafkah. Tapi kalau pun ingin memberikan nafkah juga, posisinya itu selalu harus di kontak dulu atau harus ditelpon dulu. Jadi tidak langsung atau continue, jadi harus ditagih dulu baru diberikan," kata Rio, Selasa (26/8/2025).

Rio mengungkapkan, Evie justru menyudutkan anaknya dengan menyinggung kuliah NAS yang belum selesai serta keputusannya tinggal bersama ibu kandungnya sejak Januari 2025. Saat menginterogasi anak kandungnya, tak lama kemudian istri Evie, DS-ibu tiri korban-hadir dan membuat suasana semakin memanas. DS disebut meremas tangan NAS saat bersalaman, bahkan mencoba merebut ponsel NAS ketika ia hendak merekam percakapan.

Baca Juga: Perkiraan Line Up Persib vs Borneo FC: Adu Taktik antara Bojan Hodak dan Fabio Lefundes

Situasi semakin keruh ketika NAS menerima ucapan menyakitkan dari neneknya. Emosi yang memuncak membuat NAS spontan menyiramkan sisa kuah sop ke arah ibu tirinya sebelum berniat pulang.

"Nah, di situ pun juga klien kami sambil merekam. Sambil mengenakan helm yang bersiap untuk pulang ke rumah ibunya. Lalu ibu tirinya, DS ini, mengejar dan memukul kepala klien kami. Disusul oleh neneknya yang memegangi tangan klien kami, seolah menahan klien kami agar tidak bisa pergi. Ayahnya datang, EE (Evie), memukul kepala klien kami dan meludahi klien kami dan berkata kasar," ungkap Rio.

Paman dan bibi korban berinisial IK dan LS juga diduga melakukan tindakan serupa. Beruntung, seorang tetangga berhasil melerai. Korban yang babak belur kemudian bisa pulang ke rumah ibunya. Ibu NAS langsung membawanya ke rumah sakit untuk visum sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Bandung pada hari yang sama.

Baca Juga: RAMALAN Cinta 12 Zodiak Hari Ini, 5 Desember 2025: Gemini Harmonis, Sagitarius Berpikri Positif, dan Taurus Perlu Merayunya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Deni Wijaya

Tags

Rekomendasi

Terkini

X