Sudah kerja keras memenangkan Prabowo-Gibran, namun tidak didukung pada Pilkada Serentak 2024 ini. Bahkan dikhianati, digembosi, dijegal dan disabotase oleh mereka yang sedang berkuasa ?
Apakah karena Airin diusung oleh PDI Perjuangan, sehingga dia "dijegal, disabotase dan digembosi ?" Ternyata rezim itu sama saja. Bengis dan sadis.
Semoga Airin dan para calon kepala daerah yang bernasib sama diberi kekuatan, kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kejamnya dunia politik.
Semoga mereka yang berkhianat dan zhalim diberi hidayah dan ampunan oleh Allah SWT. Atau biarlah Allah SWT memutuskan perkara-Nya. Dia Maha Tahu dan Maha Bijaksana.
Tulisan ini dan doa terbaik, saya dedikasikan untuk Airin, seorang sahabat calon kepala daerah dan semua yang dikhianati.
Jangan menangis Kawan..
Tegar tegarlah Saudara Kuu..
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Quotes Tokoh Dunia (Bagian 1695)
Simulasi ASAS SMPN 3 Cibeber: Lebih Semangat dengan Gedung Baru
Pujian Itu Ujian, Larangan Memuji Berlebihan
Adakah Dosa Jariyah
Benarkah PDI Perjuangan Game Over Setelah Macan Solo Turun Gunung?
Mutiara Pagi: Bayang-bayang (Bagian 1696)
Komunikasi dalam Pembelajaran Mata Kuliah Pengelolaan Kelas
Agustina Wilujeng, Sebagai Contoh Calon Pemimpin Lahir dari Proses Pengkaderan Partai
Menghiasi Diri dengan Sifat Tawadhu
Gencatan Sejata Israel-Hizbullah dan Dunia Global