Official Launch and Press Conference Turkish Aerospace Indonesia di Bandung

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Senin, 2 September 2024 | 04:00 WIB

Journalnusantara.com, Bandung - PT Turkish Aerospace Indonesia yang sepenuhnya dimiliki oleh Turkish Aerospace dari Türkiye adalah perusahaan penanaman modal Asing yang didirikan di Bandung pada 5 Oktober 2022 berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham).

President of the Defense Industry Agency of Türkiye, Prof. Dr. Haluk GÖRGÜN mengatakan, bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam industri kedirgantaraan selama lebih dari 40 tahun terakhir, dan karenanya memiliki tenaga kerja berpengalaman dalam semua disiplin ilmu dalam desain dan analisis produk pesawat di Indonesia dan di berbagai belahan dunia.

Dikatakannya, Turkish Aerospace telah mengalami pertumbuhan yang mengesankan dalam 10 tahun terakhir, kini menawarkan produk dalam negeri Türkiye yang canggih seperti kendaraan nirawak Anka dan Aksungur, helikopter tempur Atak dan Gökbey, pesawat latih dan pesawat tempur ringan Hürkuş dan Hürjet, dan pesawat tempur generasi ke-5 Kaan serta kemampuan modernisasi sistem avionik dan persenjataan.

"Berdasarkan rasa saling menghormati dan kerja sama strategis, hubungan antara
Türkiye dan Indonesia telah sangat kuat dan sangat mungkin untuk berkembang lebih jauh demi
kepentingan bersama kedua negara," ucapnya.

Ia mempertimbangkan semua ini bersama dengan strategi globalnya, PT Turkish Aerospace Indonesia sebagai pusat industri
kedirgantaraan di Indonesia, dengan tujuan:
1. Membantu Industri Kedirgantaraan dan Pertahanan, Indonesia dan Türkiye mengembangkan kolaborasi dan program bersama
2. Membantu kedua negara mengakses tenaga kerja rekayasa yang berpengalaman dan berbakat satu sama lain
3. Memberikan peluang bisnis dan pengembangan bagi perusahaan manufaktur kedirgantaraan di Indonesia
4. Mencari peluang bisnis yang saling menguntungkan di pasar Asia Tenggara dan Asia Pasifik.

Managing Director PT Turkish Aerospace Indonesia, Adi Aviantoro menuturkan, bahwa dengan didukung oleh komposisi manajemen dan tenaga rekayasa dengan pengalaman di seluruh dunia dalam industri pesawat, PT Turkish Aerospace Indonesia saat ini memiliki total 60 karyawan
Indonesia.

"Tentunya yang mendukung berbagai program pesawat di Turkish Aerospace di Türkiye, dalam bentuk konsultasi teknik serta pengerjaan paket pekerjaan desain dan analisis yang dilakukan di kantor PT Turkish Aerospace Indonesia di Bandung," ujarnya.

Menurutnya, kompetensi PT Turkish Aerospace Indonesia adalah Desain dan Analisis Struktur Pesawat (Aircraft Structure Design & Analysis), Desain Sistem dan Instalasi Sistem (System and System Installation Design), Rekayasa Sistem dan Ilmu Aerodinamika Pesawat (System Engineering and Flight Science).

"Melengkapi kompetensi inti ini, PT Turkish Aerospace Indonesia juga telah berinvestasi dalam
mengembangkan kemampuan Teknik Manufaktur dan Teknologi Antariksa untuk mencapai tujuan strategis jangka panjangnya," imbuhnya.

Ia menjelaskan, sejalan dengan tujuan strategis Turkish Aerospace, pada tahun 2028 PT Turkish Aerospace Indonesia bertujuan untuk mencapai 125 personel, yang mampu mengembangkan
produk dalam negeri Türkiye.

"Untuk mendukung tujuan-tujuan ini, PT Turkish Aerospace Indonesia membuka pusat pengembangan teknologi di BRI Tower di Bandung, dan akan senang dan merasa terhormat atas partisipasi semua dalam upacara pembukaan," tukasnya.

Berikut pembicara dalam opening speech ceremony Turkish Aerospace Indonesia, yaitu:
1. Adi Aviantoro (Managing Director PT Turkish Aerospace Indonesia)
2. Prof. Dr Mehmet Demiroğlu (CEO of Turkish Aerospace)
3. Prof. Dr. Talip Küçükcan (Ambassador of Türkiye to the Republic of Indonesia)
4. Pahala Nugraha Mansury, S.E., M.B.A. (Deputy Minister of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia)
5. Prof. Dr. Haluk GÖRGÜN (President of the Defense Industry Agency of Türkiye)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X