Mengenal Hakikat Diri (Penjelasan 7 Lathifah)

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Rabu, 22 Mei 2024 | 15:05 WIB
Ilustrasi Hakikat Iman Kepada Allah SWT (Pixabay/chiplanay)
Ilustrasi Hakikat Iman Kepada Allah SWT (Pixabay/chiplanay)

Ketahuilah mengetahui hakikat diri itu hukumnya adalah fardhu 'ain (wajib kepada tiap diri yang sudah aqil baligh).

Menurut Ulama Sufi, yang dimaksud diri disini adalah diri yang halus yang ada di badan yaitu Ruh.

Sebagaimana firman-NYA :

وَفِىٓ أَنْفُسِكُمْ ۚ أَفَلَا تُبْصِرُون

"Dan pada dirimu, apakah kamu tidak memperhatikan? "
(QS.Az-Zariyat / 51: Ayat 21)

Manusia itu sebenarnya disusun dari Lathifah yang sepuluh. Yang lima dinamakan Alamul Amri, yaitu Alam Ruhaniah. Yang lima lagi dinamakan Alamul Kholqi, yaitu Alam Jismani.

Alamul Amri (Alam Ruhaniah) berdasar QS. AL ISRO ayat 85.
Alloh SWT berfirman:

وَيَسْئَلُونَكَ عَنِ الرُّوحِ ۖ قُلِ الرُّوحُ مِنْ أَمْرِ رَبِّى وَمَآ أُوتِيتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ إِلَّا قَلِيلًا

Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh, maka katakanlah (wahai Muhammad) bahwa ruh itu urusan Tuhanku dan benar-benar telah kuberikan ilmu tentang ruh kepada kalian semua dalam kadar sedikit (QS. Al-Isro / 17 : Ayat 85)

Yang termasuk Alamul Amri, yaitu:
1 . Lathifatul Qolbi
2 . Lathifatur Ruhi
3 . Lathifatus Sirri
4 . Lathifatul Khofa
5 . Lathifatul Akhfa

Alamul Kholqi (Alam Jismani) berdasar QS. Al Muminun ayat 14.
Alloh SWT berfirman :

*ثُمَّ خَلَقْنَا النُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا الْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا الْمُضْغَةَ عِظٰمًا فَكَسَوْنَا الْعِظٰمَ لَحْمًا ثُمَّ أَنْشَأْنٰهُ خَلْقًا ءَاخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخٰلِقِينَ*

"Kemudian, air mani itu kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian, kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Alloh, Pencipta yang paling baik."
(QS. Al-Mu'minun / 23: Ayat 14)

Yang termasuk Alamul Kholqi, yaitu:
1. Anasir / saripati Air (cahaya putih)
2. Anasir / saripari Tanah (cahaya hitam)
3. Anasir / sarpati Api (cahaya merah)
4. Anasir / saripati Angin (cahaya kuning)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X