JournalNusantara.com - Maraknya kasus pinjaman online (pinjol) di tengah masyarakat dan berakhir dengan konflik ataupun pertengkaran seolah menjadi hal biasa. pinjaman yang pada mulanya kecil, namun seiring dengan bertambahnya waktu, pokok pinjaman menjadi berlipat ganda karena terseret bunga ataupun rente.
Hal ini pula yang dikemukakan oleh akun @Heraloebss melalui narasi "OJK harus bertanggung jawab atas pinjol ataupun koperasi nakal karena banyak menimbulkan konflik di tengah2 masyarakat POV Petugas mekar marah-marah kepada nasabah di wilayah duri kepa, kebon jeruk, jakarta barat KRONOLOGI Saat petugas mekar ingin melakukan pengumpulan nasabah tetapi nasabah meminta hak tabungannya yang sejak tahun 2022 tidak di keluarkan parahnya lagi pihak mekar mengatakan bahwa tabungan nya hilang. mendengar tabungannya sejak 2022 hilang nasabah pun marah dan tetap meminta haknya." tulisnya.
Bermacam komentar turut menyemarakan akun pengunggah, diantaranya komentar dari ASTROBOY melalui akun @asrorgepeng: ":Selain OJK nya, tuntut juga pemerintah @jokowi untuk menaikkan pendapatan rakyatnya biar gak dikit2 pinjol, paylater dll. Gak tau juga ya kebiasaan ngutang ini karena karakter atau memang keadaan. Tapi yang jelas, lumrahnya, orang utang duit itu karena gak punya duit." cuitnya. lanjut komentar Wong Suroboyo dengan akun @S57758Wong: "Memang ada gunanya OJK?, ada kasus dgn dana asuransi pendidikan bumiputera aja mereka tdk memfasilitasi apapun hanya janji2 akan dicairkan br janji sj sdh ada persyaratannya yg cair hanya 40%. Wow sekali khan....tp semua cm janji sdh berjln 4 thn tdk ada uang cair dan kabar lg." tuisnya dengan nada sinis, dan akun @caramelizae: "Kalo dulu ditempat kerjaku sih duit tabungan nasabah itu buat nutupin nasabah yg ga bayar. Yang rugi ya nasabah yg nabung dan yg puyeng auditnya." paparnya.
Komentar berikutnya masih dengan nada yang sama dikemukakan oleh Inisial A dengan nama akun @teerserat: "Ojk emg g kredibel. Mereka dengan senang mengeluarkan ijin ama pinjoll2 online. Dah tau itu parah banget bunga nya. Emg sengaja biar pada mati kejerat utang warga 62."cuitnya, lantas cuitan akun Roni Wiranta dengan akun @WirantaRoni: "Makanya tuh rt ma rw hrs ngelarang bank emok masuk wilayahnya biar ga jd dosa,di kampungku sayangnya pemerintah setempat rt ma rw nya tll sibuk dan jd nasabah jga." pungkasnya.***
Sumber: Twitter
Artikel Terkait
Probabilitas dalam Kemustahilan, Makna Kisah Julius Caesar (Part I)
Kadisdik Jabar Komitmen dalam Mendukung Indonesia Tanpa Korupsi
Aktivis Pergerakan Sayangkan Ketidakharmonisan Sekda dengan Para Kepala OPD, Bupati Cianjur Kemana?
Misteri Pembunuhan RM Terungkap, Selalu Waspada dengan Orang Yang Baru Kenal
Jika Ilmiah Dijawab Ilmiah
Uedan....Oknum Polisi Pukuli Mahasiswa di Aksi Damai Semarang, Wajah Pelaku Viral !
Gegara Pengaruh HP Bocah SMP Sodomi Anak SD Terus Dibunuh, Warganet: Sunggguh Biadab !
Suami Mutilasi Istri Karena Usaha Bangkrut dan Anak Keranjingan Judi Online, Tubuh Istri Sempat Ditawarkan ke Tetangga !
Siswa...Kamu Boleh Lemah di Matematika, namun Jangan Lemah dalam Etika !
Waspadalah bagi Anda yang Pernah Vaksin Covid-19, Kenapa Emang Dok ?