Journalnusantara.com, Cianjur - Alief irfan sangat menyayangkan adanya polemik di tataran birokrasi pemerintah Kabupaten Cianjur.
Mengingat dalam waktu dekat ini akan terselenggaranya pilkada, namun ada apa dengan sekda dan kepala OPD, ia mengindikasi adanya kepentingan untuk pilkada Cianjur.
"Kami berharap bupati cianjur harus responsip terhadap polemik ini karena mau tidak mau terlibat atau tidak yang harus menyelesaikan persoalan ini sebagai pimpinan tertinggi di kota santri," katanya.
Ia berharap di akhir masa jabatan pak bupati khusnul khotimah, agar segera membereskan polemik yang dipandang sangat meresahkan masyarakat Cianjur.
"Banyak yang harus diselesaikan, seperti IPM Cianjur, korban bencana gempa bumi, dan misi dan visi bupati yang kami rasa belum tercapai," ujarnya.
Dalam waktu dekat ia akan melakukan aksi demonstrasi ke pemda Cianjur, untuk menyampaikan keluhan masyarakat dan mahasiswa.
"Karena selama kepemimpinannya yang saat ini masih menjabat, dari awal hingga akhir masa jabatan pak bupati, tidak terlihat keterlibatan mahasiswa sebagai kaum intelektual, yang di ikut sertakan dalam mengrmbangkan Cianjur kota santri ini," tukasnya.
Artikel Terkait
Hak Prerogatif Presiden Terpilih Prabowo Subianto Terpimpin Jangan Pilih Menteri Lobi Lobi Rekomendasi
Sambangi Kendari, AHY Bagikan Sertifikat Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah
Orang Bogor Berani "Lawan" Ibu Peminta yang Suka Maksa, Alhasil Kabur Terbirit-birit
Rasain...Doyan Selingkuh, Seorang Pria Berkeluarga Digerebek Teman-temannya Hingga Viral !
31 Pemuda Dilantik Jadi Pengurus Kader Inti Pemuda Anti Narkoba Kota Bandung Periode 2024-2026
Pelecehan Seksual Lagi, Pelaku 2 Pria Injak Alat Vital Korban Kemudian Diunggah di Medsos
Wali Songo Bermadzhab Syafi'i, Fakta Manuskrip Kuno Kanjeng Sunan Bonang Tahun 1595 M
Seberapa Kebal Anggota Komponen Cadangan (Komcad) Terhadap Virus Radikalisme
Probabilitas dalam Kemustahilan, Makna Kisah Julius Caesar (Part I)
Kadisdik Jabar Komitmen dalam Mendukung Indonesia Tanpa Korupsi