IPM Jeblok Berpuluh Tahun, RBUC Gelar Talk Show Peran Fungsi Aleg DPR RI Dalam Peningkatan IPM Cianjur

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Rabu, 27 Desember 2023 | 18:52 WIB
Talk Show RBUC Kaitan Peran dan Fungsi DPR RI terhadap IPM yang Jeblok Bertahun-Tahun di Cafe Kopi Ben Cianjur (Abdul Qodir Majid)
Talk Show RBUC Kaitan Peran dan Fungsi DPR RI terhadap IPM yang Jeblok Bertahun-Tahun di Cafe Kopi Ben Cianjur (Abdul Qodir Majid)

JournalNusantara.com - Raport Indek Pembangunan Cianjur (IPM) Kabupaten Cianjur yang jeblok selama berpuluh tahun serta pernyataan Bupati Cianjur dalam salahsatu media online terkait bobroknya IPM Cianjur karena warisan pemerintah sebelumnya mendapat sorotan tajam dari Caleg DPR RI dan komunitas pemerhati Cianjur.

Dalam rangka menyikapi hal tersebut, Rumah Bersama Urang Cianjur (RBUC) kembali menggelar talk show dengan tema "Kaitan Peran dan Fungsi DPR RI terhadap IPM yang Jeblok Berpuluh - Puluh Tahun."

Baca Juga: Kenali Penyakit Gula Darah Tinggi (Diabetes)

Acara talk show yang dilaksanakan di Cafe Kopi Ben, pada tanggal 26 Desember 2023 tersebut dipandu oleh host sekaligus admin RBUC, Mang Karni dan dihadiri oleh narasumber Asep Sopyan Halim Caleg DPR RI dari PAN, Cecep Agam N Caleg DPR RI dari Partai PKS. Selain itu acara dihadiri H. Endang Sutisna (Caleg DPR RI dari Partai Demokrat), Asep Rudiyana (Caleg DPRD Cianjur dari PAN), Yayan Suryana (Caleg DPRD Cianjur dari Gerinda), Nia Rohania (Caleg DPR RI dari Partai Demokrat), Lilis Nur'aeni, RA Ridwan (Dewan Pendidikan) serta pemerhati pendidikan dan penggiat sosial Cianjur. 

"Peningkatan IPM Cianjur bisa terwujud apabila terjadi sinergitas antara legislatif daerah, Provinsi dan Pusat dan Pemerintah Daerah". Ujar Asep Sopyan Halim.

Baca Juga: Mengurai Masalah Bangsa dan Negara Indonesia Kemarin Untuk Hari Esok Bersama Aspirasi Pada 27 Desember 2023

"Koordinasi insentif antara eksekutif dan legislatif menjadi salahsatu kunci keberhasilan pembangunan sebuah daerah". Tambahnya.

"Skor IPM Cianjur saat ini kisaran 66,55% artinya termasuk kategori sedang, bahkan dibawah Kabupaten Mamuju yang skor IPM nya mencapai 68%"." Tegas Asep.

"Nilai IPM berdasarkan kategori yaitu dibawah 60 (rendah), diatas 60 (sedang), diatas 70 (Tinggi), diatas 80 (Sangat Tinggi)". Pungkas Asep.

Sementara itu Cecep Agam menilai bahwa selain pendidikan, daya beli masyarakat Cianjur juga ikut mempengaruhi skor IPM.

"IPM di ukur dari pendidikan, daya beli masyarakat dan keberlangsungan hidup (kesehatan)." Kata Agam.

"Peran serta anggota dewan yang ada di DPR RI seharusnya bisa mendorong pemerintah daerah dalam penguatan pembangunan IPM itu sendiri. Saat ini kita ketahui raport IPM kota santri masih rendah dan itu terjadi bertahun-tahun. Aleg DPR RI khususnya putra daerah, memiliki tugas penting dalam percepatan pembangunan di Cianjur seperti menarik anggaran dari kementrian, meningkatkan jumlah bantuan bea siswa, pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan, bantuan petani danlainnya". Tambah Agam.

Baca Juga: Anggota Legislatif Memiliki Tanggung Jawab Bersama Pemerintah Daerah Meningkatkan Raport IPM Cianjur

Agam saat ini merupakan pengusaha yang bergerak di jasa penanaman dan perawatan tanaman buah premium seperti durian dan alpukat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB
X