Sehat itu mahal
Dari situlah semua berawal
Bila badan dan akal sehat
Kebahagiaan akan datang merapat
Sehat itu cahaya
Yang menerangi langkah kita
Tanpanya, harta tak bermakna
Serta cita tinggal angan semata
Sehat itu anugerah
Tak bisa diganti harta berlimpah
Tumbuh dari pola hidup terarah
Dan hati yang selalu pasrah
Sehat itu perjalanan
Bukan sekadar pemberian
Dijaga dengan kesadaran
Dirawat dengan keikhlasan
Sehat itu keseimbangan
Antara raga, jiwa, dan ketenangan
Antara merasa cukup dan senyuman
Antara hati ikhlas dan keimanan
Sehat itu nikmat Tuhan
Baru disadari setelah kehilangan
Syukurilah setiap detak kehidupan
Selagi napas masih jadi titipan
Malang, 11 Oktober 2025
Salam sehat
M. Sinal
Artikel Terkait
Cita Rasa Otentik dari Kota Beras, Menjelajahi Kuliner Khas Cianjur
BEM PTNU Tolak Keras Atlet Senam Israel di Indonesia, Langgar Konstitusi dan Lukai Solidaritas Palestina
Cara Efektif Mengusir Cicak dari Rumah
Konsep Baru dalam Meningkatkan Keterampilan Negosiasi di Kalangan Pusat Sertifikasi PLN Bersama Qoach Afiq
Menguasai Interaksi, Mengenal Empat Gaya Komunikasi Utama
Mutiara Pagi: Orang Bijak 2 (Bagian 1993)
Tangan Tetap di Pelatuk, Memaksa Zionis Tunduk
Tanda Jiwa Nahdliyyin, Jelmaan Karomah Mbah Hasyim Asy'ari
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Harmoni Masjid dan Alam, Menanam Kebaikan dan Menuai Kesejukan (Bagian 8)
Teknisi Nakal dari Bandung Bikin Resah Cianjur, Dony Sanjaya Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penipuan Servis Gawai