Tafsir Hukum Semesta
Kita semua adalah pemancar
Sadar maupun tidak sadar
Menentukan apa dan siapa
Yang ditarik ke dalam hidup kita
Tidak ada yang diam
Tidak ada yang benar-benar diam
Dari partiel kecil hingga terbesar
Di semesta ini semua bergetar
Niat memancarkan gelombang
Bisa memengaruhi gerak semesta
Menjadi sulit atau gampang
Semua tergantung pikiran kita
Semesta tidak menanggapi kata-kata
Tapi getaran yang ada di dalam dada
Sehingga doa dari hati yang berzikir
Lebih kuat dari permintaan yang di bibir
Ketika merasa damai dan penuh kasih
Pertanda memancarkan frekuensi tinggi
Pada saat iri dengki dan hati perih
Sebagai pertanda menurunnya frekuensi
Ubah yang negatif
Menjadi yang positif
Mulailah dengan kesadaran
Lewat ucapan dan tindakan
Malang, 15 April 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Bersegeralah (Bagian 1809)
Siloka Program KDM 'Nyaah Ka Indung'
Istiqamah di Bulan Syawwal
Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Simbol Kemajuan Transportasi Indonesia
Pesona Pramugari Cantik di Balik Seragam yang Elegan
Mutiara Pagi: Kita Tak Pernah Sendiri (Bagian 1810)
Menemukan Jalan Pulang Menuju Persaudaraan
Kabinet Peradaban Resmi Dilantik, PP HIMAT Tegaskan Komitmen untuk Cianjur
HIMAT Siap Kolaborasi dengan Pemda Cianjur, Tetap Junjung Sikap Kritis Mahasiswa
Menelisik Ketatanegaraan Perspektif Kebudayaan Sunda Parahiangan, Sebuah Kajian Simbol Astabrata, Tritangtu di Buana dan Kearifan Lokal