Mutiara Pagi: Adab (Bagian 2252)

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Jumat, 26 Juni 2026 | 07:15 WIB
Ilustrasi. Hormat cium tangan orang tua (Freepik)
Ilustrasi. Hormat cium tangan orang tua (Freepik)

terdiam sejenak diri ini
mencoba untuk merenungi
ketika kubaca nasihatnya
yang menyejukkan relung jiwa

di antara mutiara hikmah itu
terpatri pesan yang begitu syahdu
dari Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali
yang terus menggema hingga hari ini:

"adab tertinggi seorang penuntut ilmu
adalah tetap mendengar setiap nasihat dan ilmu,
seakan-akan baru pertama kali mendengarnya,
meskipun sesungguhnya telah mengetahuinya,
dan telah berkali-kali menyimaknya."

begitu dalam makna kalimat itu
meruntuhkan kesombongan yang membeku
sebab ilmu bukan hanya tentang mengetahui
melainkan kerendahan hati untuk memperbaiki diri

betapa banyak ilmu dimiliki
namun kehilangan budi pekerti
hingga kata-kata menjadi tajam
karena tinggi hati tak pernah padam

adab adalah mahkota
yang memuliakan manusia
tanpa adab ilmu tak bercahaya
hanya menjadi kesombongan belaka

orang yang tinggi ilmunya
belum tentu indah akhlaknya
tetapi yang menjaga adabnya
akan ditinggikan martabatnya

jagalah lisan sebelum bicara
jauhkan hati dari prasangka
ketika keduanya berjalan beriringan
akan menjadi jalan menuju kemuliaan

Malang, 26 Juni 2026
Salam sehat,

M. Sinal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Bersahaja (Bagian 2303)

Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Mutiara Pagi: Kompas Kehidupan (Bagian 2302)

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Lentera (Bagian 2301)

Jumat, 14 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Mutiara Pagi: Mengagumi Bunga (Bagian 2299)

Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Mutiara Pagi: Perubahan (Bagian 2298)

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:41 WIB

Mutiara Pagi: Lapangkan Hati (Bagian 2296)

Minggu, 9 Agustus 2026 | 09:34 WIB

Mutiara Pagi: Tangga (Bagian 2295)

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Mutiara Pagi: Anak Panah (Bagian 2294)

Jumat, 7 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Mutiara Pagi: Layang-Layang (Bagian 2293)

Kamis, 6 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Mutiara Pagi: Pahatan Waktu (Bagian 2292)

Rabu, 5 Agustus 2026 | 07:03 WIB

Mutiara Pagi: Prinsip (Bagian 2291)

Selasa, 4 Agustus 2026 | 14:22 WIB

Mutiara Pagi: Gema (Bagian 2290)

Senin, 3 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Mutiara Pagi: Menanam Kebaikan (Bagian 2289)

Minggu, 2 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Mutiara Pagi: Hukum Sederhana (Bagian 2288)

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Mutiara Pagi: Diamlah Sejenak (Bagian 2287)

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:49 WIB

Mutiara Pagi: Kemenangan Terbesar (Bagian 2286)

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:56 WIB

Mutiara Pagi: Yang Tertunda (Bagian 2285)

Rabu, 29 Juli 2026 | 06:55 WIB
X