Sampai di sini, para wartawan mulai jengkel. Mereka merasa dikerjain oleh Gus Dur. Jawaban menurut NU dan Muhammadiyah kok selalu sama.
Anda gimana sih, Gus. Kalau memang pandangan NU dan Muhammadiyah sama, ngapain kami disuruh milih menurut NU atau Muhammadiyah? Tanya wartawan.
"Ya .. kita harus dudukkan perkara pemikiran organisasi para ulama itu dengan benar, mas. Nggak boleh serampangan," jawab Gus Dur.
"Serampangan bagaimana?" sahut wartawan.
"Kalau Muhammadiyah itu kan ajarannya memang merujuk ke Rasulullah," jawab Gus Dur.
"Lha, kalau NU?" tanya wartawan.
"Sama". Kata Gus Dur.
Hehehe... Gitu aja kok repot
Artikel Terkait
Wow...Gaji Pokok Pensiunan PNS dan Gaji Pensiunan Janda Duda, Dikabarkan Naik
KPAI dan KPAID Cianjur Komitmen Bantu Pemulihan Pasca Gempa
Satu Persen APBN Untuk Diplomasi Budaya
Persib Bandung Terus Berupaya Kejar PSM
Mengenal Allah: Kunci Kebahagiaan
Wagub Jatim Cek Kondisi Infrastruktur Jalan
Jelang Jakarta e-Prix, Ketua IMI, Jakpro, Ditjen Imigrasi, Ditjen Bea Cukai dan Polda Metro Gelar Pertemuan
Hadiri Podcast Pemilu 2024, KPU Sampaikan Masa Depan Indonesia Ada di Tangan 60 Persen Pemilih Muda
Terjadi Perampokan di BPR Arta Kedaton Makmur, Begini Kesaksian Petugas Parkir
Wakil Wali Kota Bogor dan Menteri Perhubungan Cek Perbaikan Rel dan Posko Pengungsian