JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Berkendara pada malam hari menuntut tingkat kewaspadaan yang jauh lebih tinggi dibandingkan siang hari. Keterbatasan jarak pandang serta kelelahan tubuh menjadi tantangan utama yang sering memicu risiko kecelakaan di jalan raya.
Langkah awal yang wajib dilakukan adalah memastikan seluruh sistem pencahayaan kendaraan berfungsi optimal. Lampu utama, lampu rem, hingga lampu sein harus bersih dan menyala terang agar posisi Anda dapat terlihat jelas oleh pengendara lain.
Kebersihan kaca depan dan kaca spion juga memegang peranan sangat vital. Kaca yang kotor atau berdebu dapat membiaskan cahaya dari arah berlawanan, sehingga mengganggu pandangan dan memicu silau yang berbahaya.
Atur kecepatan kendaraan Anda lebih lambat dari biasanya saat melintasi jalur yang minim penerangan. Kecepatan yang terukur memberikan Anda waktu reaksi yang lebih cukup ketika menghadapi kendala mendadak di jalan.
Menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan juga menjadi kunci keselamatan selanjutnya. Jarak ekstra ini berguna untuk mengantisipasi pengereman mendadak yang kerap terjadi dalam kondisi penerangan terbatas.
Hindari kebiasaan menatap langsung sorotan lampu depan dari kendaraan yang meluncur dari arah berlawanan. Cukup alihkan pandangan Anda secara perlahan ke arah garis marka jalan di sebelah kiri untuk menjaga fokus.
Terakhir, hindari memaksakan diri berkendara saat rasa kantuk mulai menyerang. Segera cari tempat beristirahat yang aman jika tubuh merasa lelah, karena keselamatan perjalanan merupakan prioritas yang utama.
Artikel Terkait
Kasi Bimas Kemenag Cianjur Sebut MTQH Momentum Membumikan Nilai Al-Qur'an
Jejak Skandal Pejabat PDAM Ngentit Duit Proyek Pipa di Bekasi: Berkedok SP untuk Paksa Warga Bayar Air
Heboh Temuan Jasad Wanita dalam Kamar Kos Jakbar, Diduga Tewas Dibunuh di Tangan Suaminya Sendiri
Beredar Diduga Video Pelatihan Pegawai BPJS Jalan di Atas Api, Damkar Saja Tidak Begitu
Perkuat Ekosistem Keilmuan Kepolisian, DIKPI Inisiasi Pembentukan Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian Indonesia
Diduga Siasat Licik Gus Haris, sang Pengumpul Duit Hasil Pemerasan Swasta hingga Bawahan Bupati Anom Widiyantoro
Mutiara Pagi: Hukum Sederhana (Bagian 2288)
STIE Indonesia Jakarta Gelar Pelatihan Personal Branding untuk Finalis Duta Kampus
Perjuangan Sunyi Panitia di Balik Kesuksesan MTQH ke-48 Cianjur
Kemenag Cianjur Beri Apresiasi Dedikasi Panitia Lokal MTQH ke-48 Pagelaran