JOURNALNUSANTARA.COM, TASIKMALAYA - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya Kelompok 28 Desa Giriwangi memanfaatkan hari kedua pelaksanaan KKN untuk mengeksplorasi potensi lokal.
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah kunjungan ke Curug Cipanangkeus yang terletak di Dusun Cipanangkeus, Desa Giriwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Jumat (5/6/2026).
Meskipun saat ini belum dikelola secara resmi sebagai destinasi wisata, air terjun tersebut dinilai memiliki potensi alam yang sangat menjanjikan dan menjadi salah satu kekayaan lingkungan setempat.
Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai kondisi geografis wilayah yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan program kerja mahasiswa.
Narasumber kegiatan, Rengganis Hikmah, menjelaskan bahwa hari kedua KKN ini difokuskan untuk lebih mengenal lingkungan serta masyarakat setempat melalui observasi wilayah dan silaturahmi dengan aparatur desa.
"Kami kelompok 28 Desa Giriwangi berharap rangkaian kegiatan awal ini dapat mempererat hubungan silaturahmi antara mahasiswa dan warga," ungkapnya.
Melalui pendekatan langsung, mereka ingin memahami kebutuhan nyata serta potensi yang ada di lingkungan sekitar agar program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN dapat memberikan manfaat yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Sebelum melakukan penjelajahan alam ke Curug Cipanangkeus, rangkaian kegiatan mahasiswa pada hari Jumat tersebut diawali dengan mengikuti acara pelepasan resmi mahasiswa oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsil.
"Setelah itu, para mahasiswa langsung membaur dengan warga untuk melaksanakan kegiatan Jumat Bersih di lingkungan Madrasah Al-Ikhlas," tuturnya.
Eksplorasi kemudian dilanjutkan ke Dusun Cipanangkeus. Dalam kegiatan observasi dan silaturahmi ini, mahasiswa didampingi langsung oleh Ketua Dusun setempat serta Ketua RT 17 untuk melihat dari dekat kondisi wilayah termasuk potensi air terjun tersebut.
Rangkaian kegiatan hari kedua ini akhirnya ditutup dengan rapat harian internal kelompok sebagai bentuk evaluasi sekaligus persiapan agenda KKN untuk hari berikutnya.