JOURNALNUSANTARA.COM, JAKARTA - Ajang kompetisi bergengsi tingkat regional Asia Tenggara bagi generasi muda kembali digelar melalui perhelatan ASEAN Olympiad Championship and Sustainable Tourism Workshop 2026.
Kompetisi internasional yang dirancang khusus untuk siswa sekolah menengah pertama ini dijadwalkan berlangsung pada pertengahan bulan Agustus mendatang, tepatnya mulai tanggal 17 hingga 20 Agustus 2026.
Memasuki pelaksanaannya tahun ini, Malaysia dipercaya menjadi tuan rumah tempat berkumpulnya para talenta muda dari berbagai negara tetangga untuk saling adu kemampuan serta berkolaborasi.
Para peserta didik yang berpartisipasi nantinya akan ditantang melalui enam kategori perlombaan yang mencakup bidang akademis hingga keterampilan komunikasi.
Pada rumpun wajib, setiap delegasi harus mengikuti ujian tertulis pilihan ganda yang meliputi tes matematika serta uji kemahiran bahasa Inggris yang naskahnya disusun langsung oleh para akademisi dari Universiti Sultan Zainal Abidin.
Sementara pada rumpun pilihan, para siswa diberikan kebebasan untuk memilih satu keahlian khusus yang ingin ditonjolkan, mulai dari kompetisi berbalas cerita atau story telling, pidato dalam bahasa Inggris, pidato berbahasa Arab, hingga uji hafalan Al-Quran atau hafazan.
Selain berkompetisi secara individu, seluruh peserta juga diwajibkan untuk terlibat aktif dalam lokakarya bertajuk pariwisata berkelanjutan yang dilaksanakan sepenuhnya menggunakan bahasa pengantar internasional.
Dalam forum edukatif tersebut, para siswa akan dibagi ke dalam beberapa kelompok lintas negara guna mendiskusikan solusi lingkungan sebelum akhirnya memaparkan hasil pemikiran mereka di atas panggung utama.
Melalui program ini, penyelenggara berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif sejak dini mengenai pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih, pelestarian warisan budaya, serta konservasi lingkungan hidup.
Untuk mendukung kelancaran keberangkatan para delegasi dari tanah air menuju lokasi kegiatan, estimasi anggaran perjalanan telah disusun secara terperinci.
Komponen biaya utama meliputi penyediaan tiket pesawat terbang pergi-pulang rute Indonesia menuju Malaysia yang diperkirakan mencapai tiga juta rupiah.
Di luar ongkos penerbangan, para peserta perlu mempersiapkan dana akomodasi tambahan sebesar tiga setengah juta rupiah guna menutup seluruh biaya penjemputan bandara, konsumsi harian, dan penginapan selama rangkaian acara berlangsung.
Apresiasi tinggi telah disiapkan bagi para pelajar yang mampu menunjukkan performa terbaik sepanjang kompetisi dalam bentuk medali emas, perak, dan perunggu yang akan diserahkan pada hari terakhir.
Tidak hanya bagi para pemenang, seluruh petugas pendamping beserta siswa yang berpartisipasi aktif dipastikan membawa pulang sertifikat penghargaan resmi.
Artikel Terkait
Puncak Spiritualitas: Tazkiyatun Nafs dan Terwujudnya Harmoni Sosial
Mutiara Pagi: Ikhtiar (Bagian 2230)
Korupsi Merajalela di Tengah Program Makan Bergizi Gratis
Mutiara Pagi: Dalam Genggaman Takdir (Bagian 2231)
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Menemukan Bahagia dalam Kesederhanaan (Bagian 42)
Menghancurkan Benalu Korupsi
Merajut Keadilan, Mengikis Kolusi
Meruntuhkan Tembok Nepotisme
Olahraga Catur, Gapleh, Nasi Liwet, Therafis Manula
'Moment of The Truth' Jadi Tema Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Pariwisata PHT Cianjur