daerah

Rapor TKA 2026 Cianjur: Nilai Bahasa Indonesia SMP Sempurna, Numerasi Matematika Masih Anjlok

Sabtu, 6 Juni 2026 | 07:59 WIB
Kepala Disdikpora Cianjur, Ruhli Solehudin. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur secara resmi mempublikasikan hasil rekapitulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Langkah ini diambil guna memetakan kompetensi akademis para pelajar sekaligus menjadi fondasi utama bagi pembenahan mutu sistem pendidikan di wilayah tersebut.

Kepala Disdikpora Cianjur, Ruhli Solehudin, menyatakan bahwa agenda evaluasi tahunan ini diikuti oleh ratusan lembaga pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Cianjur.

Berdasarkan data kuantitatif dari TKA jenjang SMP yang melibatkan 449 sekolah, muncul torehan membanggakan sekaligus evaluasi mendalam pada aspek akademis.

Nilai tertinggi untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sukses menyentuh angka sempurna yaitu 100, sedangkan untuk ranah Matematika batas nilai teratas berhenti pada capaian 96,67.

Namun, disparitas nilai terlihat sangat kontras mengingat batas bawah nilai terendah siswa berada di angka 16,67 untuk Bahasa Indonesia dan merosot tajam hingga 10,00 pada pelajaran Matematika.

Kesenjangan yang lebar ini merefleksikan adanya ketimpangan pemahaman materi esensial di kalangan murid yang menuntut perhatian intensif dari pihak sekolah maupun pemda.

Melihat kalkulasi nilai rata-rata, penguasaan literasi Bahasa Indonesia bertengger di angka 56,29, jauh mengungguli kompetensi numerasi Matematika yang tertahan di rerata 37,57.

Ruhli Solehudin menegaskan bahwa potret statistik ini berfungsi sebagai landasan objektif guna menyusun strategi pembelajaran ke depan.

"Melalui hasil TKA ini, kami dapat melihat secara lebih objektif capaian kompetensi siswa. Data ini menjadi dasar evaluasi sekaligus bahan penyusunan program peningkatan mutu pendidikan yang lebih tepat sasaran," ujarnya, Jumat (05/6/2026).

Tren serupa juga mewarnai capaian pada jenjang Sekolah Dasar yang secara agregat diikuti oleh 1.223 sekolah dengan total 42.204 murid. Statistik menunjukkan nilai rata-rata kolektif untuk Bahasa Indonesia berada di angka 60,00, dengan capaian puncak individual sebesar 96,67 dan titik terendah pada angka 23,33.

Berbanding terbalik, akumulasi nilai rata-rata pelajaran Matematika tingkat SD hanya mencapai 46,67, di mana performa individu terbaik meraih skor 83,33 sedangkan nilai terbawah merosot di angka 10,00.

Fenomena ini mendorong Disdikpora Cianjur untuk menjadikan akselerasi kemampuan numerasi sebagai agenda prioritas jangka panjang.

Kebijakan strategis mulai dirancang, meliputi pembinaan intensif kompetensi guru, pembaruan metode pengajaran berbasis kontekstual, hingga penyediaan modul ajar logis untuk mengasah pemecahan masalah. Di sisi lain, tren positif literasi tetap dipertahankan agar kualitas kebahasaan siswa terus berkembang stabil.

Halaman:

Tags

Terkini