Selain pengawasan, Disdikpora Cianjur mendorong optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kolaborasi dengan pihak terkait.
Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi preventif jangka panjang dalam memastikan kebutuhan nutrisi siswa terpenuhi melalui sumber pangan yang telah teruji kualitas dan kebersihannya.
Lalu Rifki berpendapat bahwa kehadiran program tersebut secara konsisten akan meminimalisir ketergantungan siswa pada jajanan luar yang belum tentu memenuhi standar sanitasi.
Saat ini, otoritas terkait masih terus menghimpun data lengkap mengenai jumlah pasti korban serta melakukan analisis laboratorium terhadap sampel makanan yang dicurigai.
Meskipun kondisi mayoritas siswa dilaporkan telah stabil dan berangsur pulih setelah penanganan medis, Rifki menegaskan bahwa integritas keamanan pangan di sekolah tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Penelusuran mendalam terus dilakukan guna mengungkap penyebab pasti dari gangguan kesehatan massal tersebut.
"Bersama pihak sekolah dapat memperketat pengawasan terhadap jajanan anak-anak agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari," pungkasnya.