Ia menegaskan bahwa santri memiliki kekuatan spiritual khusus yang menjadi pembeda. Kementerian Agama adalah ibu yang membina Madrasah Diniyah dan lembaga pendidikan Al-Qur’an.
"Apa yang dipelajari, bahkan satu huruf Al-Qur’an, akan menjadi permata bagi diri dan orang tua," ungkapnya seraya memberikan apresiasi tinggi bagi para guru mengaji yang menjadi ujung tombak pembentukan akhlak di Cianjur.
Guna memastikan transparansi dan efisiensi pengawasan, panitia memanfaatkan teknologi digital melalui zoom meeting berbasis smartboard sebagai pusat pemantauan pelaksanaan ujian.
Setelah seremoni pembukaan usai, Wakil Bupati didampingi rombongan menyempatkan diri meninjau langsung suasana di ruang-ruang kelas untuk memastikan seluruh rangkaian ujian tulis berjalan dengan tertib tanpa kendala teknis.
Melalui UADT dan UAPQ ini, lahirnya generasi yang cerdas intelektual sekaligus dalam secara spiritual menjadi harapan besar bagi masa depan Cianjur.