JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Menanggapi momentum Hari Pendidikan Nasional, Ketua Kaderisasi KOPRI Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cianjur, Wulan Saumi Awaliah, menyampaikan bahwa refleksi terhadap sistem pendidikan saat ini harus dilakukan secara jujur dan menyeluruh.
Wulan menilai bahwa pendidikan di Indonesia tidak boleh hanya berorientasi pada capaian angka semata. Menurutnya, pendidikan harus mampu membentuk karakter serta kesadaran kritis generasi muda agar tidak sekadar menjadi objek dalam sistem.
Ia melihat masih adanya ketimpangan dalam praktik pendidikan hari ini. Banyak peserta didik yang dinilai belum mendapatkan ruang untuk berkembang secara utuh, baik dari sisi intelektual maupun kemanusiaannya.
Padahal kata dia pendidikan seharusnya menjadi ruang pembebasan, bukan justru membatasi potensi individu.
Lebih lanjut, Wulan juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan guru serta perlunya reformasi sistem pendidikan yang lebih berpihak pada keadilan.
Ia memandang guru sebagai garda terdepan dalam proses pendidikan yang hingga kini dukungan serta kesejahteraannya masih belum optimal.
Di sisi lain, ia mengkritik beban tuntutan prestasi yang sering kali menghimpit siswa tanpa memberikan ruang yang cukup untuk belajar dari proses, termasuk dari kegagalan. Hal ini dianggap sebagai beban psikologis yang menghambat pertumbuhan alami peserta didik.
Wulan menegaskan bahwa momentum Hari Pendidikan Nasional harus dijadikan sebagai titik tolak perubahan nyata, bukan sekadar peringatan seremonial tahunan.
KOPRI PMII mendorong adanya keberanian untuk melakukan perubahan sistemik agar pendidikan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati, keberanian berpikir, dan kesadaran sosial yang kuat.
Artikel Terkait
Urgensi Reformasi Sistemik PDAM Cianjur
Pernyataan Bupati Bukan Sekadar Candaan, Ada Konsekuensi Hukum dan Moral
Pengukuhan Relawan Baznas di Gunung Puntang Perkuat Mitigasi Bencana
Mempersiapkan Pionir Energi Hijau lewat Literasi Panas Bumi bagi Mahasiswa Cianjur
Peduli Kemanusiaan, DPP Prabu Nusantara Gelar Aksi Donor Darah di Cianjur
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Menggapai Ketenangan dari Masjid (Bagian 37)
Mutiara Pagi: Mungkin Kita Bertanya (Bagian 2197)
Rawat Motormu Sebelum Mogok, Rahasia Performa Tetap Joss dan Awet
Hotel Neo Kota Baru Parahyangan Gelar Kompetisi Mewarnai Kreatif untuk Anak
Dugaan Politik Uang di Muscab PPP Cianjur, Plt Ketua: Ini Kemunduran Demokrasi