Pertanyaan pun menggantung di publik yaitu mengapa proyek-proyek rawan pengadaan justru meningkat, sementara program pemberdayaan rakyat dipangkas?
Jika DPRD dan masyarakat membiarkan, Cianjur berisiko memasuki babak kelam sejarah keuangan daerah rakyat menanggung beban, segelintir pihak berpesta.