(Belajar dari dialektika G.W. Friedrich Hegel)
Kebebasan berkembang secara historis
Tidak muncul secara tiba-tiba
Bagi mereka yang berpikir apatis
Kebebesan dianggap musuh negara
Kebebasan bukan berarti liar
Namun dilakukan dengan sadar
Antara kehendak dan norma kehidupan
Selalu berjalan dengan beriringan
Negara yang ideal
Wadah bagi kebebasan individual
Yang mampu berpikir secara rasional
Dan bertindak yang masuk akal
Begitu pula tentang kemerdekaan
Bukan berarti bebas melakukan apa saja
Tetapi kesadaran dan kesediaan
Untuk hidup sesuai norma yang ada
Adapun kemerdekaan sejati
Bukan sekadar mengikuti kehendak pribadi
Buka pula mengikuti hawa nafsu
Sesuai dengan keinginan yang dituju
Kemerdekaan sejati
Bukan bebas dari aturan
Tapi aturan yang mensejahterahkan
Bukan menjadikan negara tirani
Malang, 14 Agustus 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Warga Sambalado Tetap Semangat Rayakan Kemerdekaan Meski Indonesia Banyak Masalah
Tadabbur Ayat-ayat Pendidikan
Mutiara Pagi: Negeri Ini Cemburu (Bagian 1931)
Jurnalisme Profetik, Antara Idealisme dan Realitas Industri
Menelisik Karut-marut Royalti Musik, Kalisa Putri Menjawab Lewat Tesis Hukum
Demisioner Presma STAI Al-Azhary Dandi Kusnadi, Wakili Indonesia di Young ASEAN Islamic Leader Future 2025
Mahasiswa KKN Kelompok 7 Bersama SMK Mutiara Qolbu dan Warga Desa Sindangsari Laksanakan Penanaman Bibit Tumbuhan
Mahasiswa KKN Kelompok 5 STAI Al Azhary Cianjur Gelar Seminar Pelatihan MC di Pondok Pesantren Attaqwa
Pondok Literasi Resmi Dibuka, Mahasiswa KKN 9 STAI Al-Azhary Luncurkan Buku untuk Masyarakat
Pasar Syariah Sambut HUT RI, Mahasiswa KKN 9 STAI Al-Azhary Berdayakan UMKM Desa Sukajadi