Journalnusantara.com, Cianjur – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al-Azhary Cianjur menggelar workshop bertema “Inovasi dan Metode Ajar PAI untuk Generasi Emas” pada Selasa (26/08/2025) di Desa Campaka, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU), Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), serta tokoh masyarakat yang peduli terhadap kemajuan pendidikan agama di lingkungan desa.
Workshop menghadirkan narasumber akademisi sekaligus praktisi pendidikan, Dr. Hj. Maspuroh, yang membedah berbagai strategi inovatif dalam mengajarkan PAI. Mulai dari pemanfaatan media digital dan metode kontekstual, hingga penguatan karakter Islami yang relevan dengan tantangan generasi muda di era modern.
Ketua KKN, Muhammad Hamdani, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan metode ajar yang kreatif oleh para pendidik. “Kami berharap para guru mampu mengembangkan model pembelajaran yang tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islam secara menyeluruh kepada peserta didik,” ungkapnya.
Suasana workshop berlangsung interaktif, ditandai dengan diskusi terbuka dan praktik langsung. Peserta diajak merancang metode ajar inovatif yang dapat diaplikasikan di kelas maupun lingkungan masyarakat, sehingga materi PAI lebih mudah dipahami sekaligus menumbuhkan akhlak Islami.
Sebagai wujud kepedulian terhadap syiar Islam, acara ditutup dengan penyerahan 300 mushaf Al-Qur’an yang diwakafkan kepada peserta, lembaga pendidikan, dan perwakilan masyarakat Desa Campaka. Penyerahan simbolis dilakukan oleh panitia KKN bersama tokoh masyarakat setempat.
Tokoh masyarakat Desa Campaka menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN. “Kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya menambah ilmu bagi para guru, tetapi juga memberi semangat baru dalam membumikan Al-Qur’an di desa kami,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan kualitas pengajaran PAI di Desa Campaka semakin meningkat, sekaligus melahirkan generasi muda yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.
Artikel Terkait
Kritisisme, Basirah, dan Seni Mendeteksi Zaman
Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Cianjur Temukan Solusi Pemberdayaan Sampah Organik Melalui Budidaya Maggot
Negara Rusak oleh Pejabat yang Tamak
Menghormati Dua Maestro, Jakob Oetama dan Jakob Soemardjo
Cegah Kriminalitas, Polsek Lakbok Intensifkan Patroli Malam dalam Ops Libas Lodaya 2025
Mutiara Pagi: Doa Rakyat (Bagian 1945)
Sidang Class Action di Bandung, Masyarakat Sunda Tegaskan Kujang Bukan Senjata
ASKOPIS Dorong Peningkatan Mutu KPI Lewat Workshop Nasional Akreditasi
Wakapolda Jabar Tinjau Kendaraan Dinas Samapta, Ingatkan Personel Utamakan Sikap Humanis
Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Gelar Seminar Hukum Perceraian dalam Perspektif Islam di Desa Sindangsari