Journalnusantara.com, Cianjur - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al-Azhary Cianjur Kelompok 6 menyelenggarakan Workshop Pelestarian Lingkungan melalui Pengelolaan Sampah Mandiri bertempat di Aula Desa Sukakerta, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Dengan mengusung tema “Mengubah Kebiasaan, Menyelamatkan Lingkungan,” kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap permasalahan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah di desa sukakerta.
Workshop ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), komunitas lingkungan PAMUNGKAS, serta dukungan penuh dari Pemerintah Desa Sukakerta dan Karang Taruna setempat.
Dilatarbelakangi oleh kondisi pengelolaan sampah di Desa Sukakerta yang masih belum optimal serta rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, kegiatan ini bertujuan untuk:
• Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat.
• Menumbuhkan sikap peduli lingkungan.
• Mengembangkan keterampilan praktis dalam pengelolaan sampah.
• Mendorong partisipasi aktif masyarakat.
• Mendukung program pemerintah dan pembangunan berkelanjutan.
Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta laporan dari Ketua Pelaksana.
Sambutan disampaikan oleh Kepala Desa Sukakerta, Ketua Karang Taruna, dan DPL STAI Al-Azhary yang sekaligus membuka acara secara resmi.
Para peserta workshop berasal dari unsur ketua RW, RT, para pemuda, serta Karang Taruna Desa. Mereka mengikuti rangkaian materi yang terbagi menjadi tiga sesi utama, yaitu:
1. Mengenal Jenis Sampah dan Dampaknya bagi Lingkungan, disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, yang menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah.
2. Pentingnya Menjaga Lingkungan dalam Perspektif Islam, disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Nizar Abdulah Suja'i, yang menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari amanah dan ibadah.
3. Success Story Komunitas Penggerak Lingkungan, dibawakan oleh PAMUNGKAS yang menceritakan kisah inspiratif perjuangan mereka dalam mengubah kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarang menjadi gerakan ekonomi sirkular berbasis warga.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat untuk membentuk pola pikir baru masyarakat dalam menangani sampah, mendorong Desa Sukakerta untuk menjadi desa yang mandiri , kreatif dan menciptakan suasana yang lebih bersih dan sehat” ujar Wisnu Mubarok, selaku Ketua Pelaksana Workshop.
“Saya mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang tidak hanya fokus pada pengabdian, tetapi juga mampu mengedukasi masyarakat secara nyata. Saya harap kegiatan semacam ini terus berlanjut” tutur Bapak Tatang Santana, selaku perwakilan dari DLH Kabupaten Cianjur.
“Kami sangat terbuka dengan program-program seperti ini. Kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk memulai gerakan sadar lingkungan di Desa Sukakerta” ujar Kepala Desa Sukakerta Rudi Hadiansyah dalam sambutannya.
Artikel Terkait
Mengenal Gagap, Gangguan Bicara yang Sering Dianggap Sepele
Lepas dari Rendah Diri, Mulai Percaya Diri dengan Melihat Nilai Diri Sendiri
Berani Tampil Percaya Diri, Kunci Membuka Peluang dalam Hidup
Penguatan Keluarga Sakinah, Upaya Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Cianjur Ciptakan Harmonis Berumahtangga
Wakil Presiden Mahasiswa STAI Al-Azhary, Sahrul Ramadhan, Beranikan Diri Daftar Mojang Jajaka Cianjur 2025
Mohamad Arief Junaidi, Pemuda Inspiratif IYE Version
Sinergi Kuatkan Dakwah, PAC GP Ansor dan MWCNU Warungkondang Gelar Rapat Koordinasi
Mutiara Pagi: Tiga Pilar Kehormatan (Bagian 1921)
Ahmad Samsul Munir Terpilih sebagai Presidium Nasional Halaqoh BEM Pesantren
Safari Bazaar #14 – Surganya Belanja dan Hiburan Keluarga di Tangerang!