Journalnusantra.com, Cianjur - Seminar Interpreneur sebagai upaya membangun nalar kritis generasi muda agar memiliki jiwa kewirausahaan dan semangat bisnis di usia produktif diinisiasi oleh Kementerian Ekonomi Kreatif Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Al-Azhary Cianjur periode 2025–2026.
Kegiatan ini diikuti oleh kalangan muda yang masih aktif menempuh pendidikan, baik di tingkat SMA/SMK, mahasiswa, maupun dari masyarakat umum. Mengusung tema “Kreatif di Usia Muda, Produktif Sepanjang Masa”, seminar berlangsung khidmat di Auditorium STAI Al-Azhary Cianjur pada Minggu, 1 Juni 2025.
Antusiasme peserta dari berbagai kalangan, khususnya pelajar dan mahasiswa di Cianjur, menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat dinantikan. Seminar menghadirkan pemateri yang ahli di bidangnya, antara lain Afqira Syafa’ati Sya’ban dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Bobby dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Cianjur, serta Ramadhan Abdul Hakim dari Komite Ekraf dan Inovasi Cianjur.
Menteri Koordinator Ekraf dan Inovasi DEMA STAI Al-Azhary Cianjur, Riska Nadira, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali generasi muda agar lebih produktif di waktu luang dan mengurangi ketergantungan terhadap lapangan pekerjaan formal.
“Kami ingin mendorong anak muda untuk memiliki mental wirausaha sejak dini. Dengan begitu, mereka bisa membuka peluang usaha sendiri dan tidak hanya bergantung pada pekerjaan kantoran,” ujarnya.
Presiden Mahasiswa STAI Al-Azhary Cianjur, Fauzi Rohmat, turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menyebut seminar tersebut sebagai terobosan baru DEMA dalam rangka mendukung inisiatif generasi muda agar berani membuka peluang usaha secara mandiri.
“Harapan kami, setelah mengikuti seminar ini, peserta memiliki tindak lanjut nyata, khususnya dengan mempelajari lebih dalam dan berani mengambil risiko dalam dunia kewirausahaan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Cianjur, Gagan Ruskanda, menambahkan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam dunia usaha saat ini.
“Generasi muda hari ini harus melek digital, terutama dalam hal pemanfaatan dan pengoptimalan media sosial untuk memasarkan produk-produk kewirausahaan. Ini menjadi langkah strategis untuk menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga ke tingkat global,” terangnya.
Artikel Terkait
Partisipasi Publik dan Demokrasi
Mutiara Pagi: Tindakan Hari Ini (Bagian 1858)
Benci Penguasa, Bukan Benci Pribadi: Memahami Akar Ketidakpuasan
Masyarakat Sipil Cianjur Buka Posko Pengaduan Korban Kebijakan Pemkab
Pancasila vs Korupsi
100 Hari Wahyu–Ramzi: Sentuhan Rakyat, Asa Membangun, Perubahan Menggeliat di Cianjur
Hari Lahir Pancasila : Momentum Menyegarkan Nilai Persatuan
Mutiara Pagi: Monolog (Bagian 1859)
Pelajar Bukan Produk Pabrik Juga Bukan Prajurit Perang
Fahmi Izzulhaq Ramadhan Terpilih Sebagai Ketua Karang Taruna Desa Cisalak Lewat Musyawarah Warga