JournalNusantara.com/ SuaraMahasiswa - Indonesia merupakan Negara yang memiliki banyak keanekaragaman. Dari Sabang sampai Merauke Indonesia, dari Mianggas hingga Pulau Rote, terkenal akan keanekaragamannya.
Mulai dari ras, suku, budaya, agama, etnis, bahasa, bahkan ekonominya-pun berbeda-beda tergantung pada ketersediaan sumber daya alam yang diberikan oleh setiap wilayahnya, akan tetapi hal itu tidak menjadikan bangsa ini terpecah belah karena adanya perbedaan.
“Lantas hal apa yang membuat bangsa indonesia menjunjung persatuan ?”
Karena yang membuat Indonesia menjadi negara yang satu-kesatuan adalah adanya Bhinneka Tunggal Ika, semayat semboyan negara inilah yang sudah diterapkan oleh masyarakat Indonesia secara turun menurun.
Baca Juga: Atalia Praratya Ridwan Kamil: Warga Terdampak Gempa Butuh Air Bersih, Air Kolam Tidak Sehat
Bahkan kalimat “Bhinneka Tunggal Ika” tercantum pada lambang negara Garuda Pancasila. Jika diartikan per kata, pada kata bhinneka berarti “beraneka ragam”, kata tunggal berarti “satu”, dan kata ika yang berarti “itu”. Secara harfiah jika disatukan maka Bhinneka Tunggal Ika berarti beraneka ragam tetapi tetap satu jua.
“lantas apakah Al-Qur’an berbicara tentang Bhineka Tuggal Ika ?”
Semboyan Bhineka Tunggal Ika yang memiliki arti berbeda-beda tapi satu jua, memiliki arti kemiripan pada Surat Al-Hujurat Ayat 13 :
“Wahai manusia kami telah menjadikan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesumgguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Alloh ialah yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui lagi Maha Penyayang.”
Baca Juga: Ketika Mahasiswa Berbincang Pancasila Sebagai Ideologi Negara
Ayat ini secara gamblang juga menjelaskan bahwa manusia di mata Allah SWT adalah sama dan setara. Tidak dibenarkan jika ada yang saling merendahkan satu sama lain. Yang mampu membedakan manusia satu dengan manusia lainnya hanyalah derajat ketakwaannya.
Dapat disimpulkan melalui Surat Al Hujurat ayat 13, Allah SWT secara tegas melarang segala bentuk tindakan kebencian kepada sesama manusia dengan mengatasnamakan suku, ras, agama, dan lain sebagainya.***(Irfan Taofik/1224030053/MD-1B).
Artikel Terkait
Penyaluran BST Desa Sariwangi, KPM Digiring Belanja di Warung Tertentu
Akibat Pergerakan Tanah, Pipa Air PLTM Bungbulang Garut Jebol
Islamic Trauma Healing: Kebutuhan Anak-Anak Korban Gempa Mendesak
KITA Bersama KPAID Kabupaten Cianjur Bantu Anak Korban Gempa
Pemulihan Pasca Gempa Cianjur, Pemprov Jabar Terus Salurkan Bantuan Logistik
Suara Mahasiswa; Bangga Menjadi Indonesia, Nusantara Kaya !
Warga Cikiwul Bantar Gebang Kota Bekasi, Salurkan Bantuan Korban Gempa Cianjur
Membumikan Kembali Spirit Bhineka Tunggal Ika Dalam Kehidupan Berbangsa
Ketika Mahasiswa Berbincang Pancasila Sebagai Ideologi Negara
Atalia Praratya Ridwan Kamil: Warga Terdampak Gempa Butuh Air Bersih, Air Kolam Tidak Sehat