JournalNusantara.com - Negara kesatuan republik Indonesia atau yang dikenal sebagai Nusantara adalah negara yang maha kaya. Indonesia terbentang luas dari Sabang sampai Merauke dengan jumlah penduduk mencapai peringkat 4 terbanyak di Dunia. Semboyan "Bhineka tunggal Ika" menjadi bukti keragaman yang ada di Nusantara.
Dengan berbagai macam budaya, suku, ras, bahasa dan agama, itu menjadi pesona tersendiri untuk negara Indonesia. Bahkan keindahan Nusantara menjadi daya tarik bagi para wisatawan asing yang banyak berkunjung ke Indonesia. Dari mulai tari kecak yang ada di Bali sampai tari aniri dari Papua barat,tak lupa keunikan batik yang memanjakan mata setiap orang yang melihatnya.
Baca Juga: Pemulihan Pasca Gempa Cianjur, Pemprov Jabar Terus Salurkan Bantuan Logistik
Itu membuat banyak jiwa di dunia tertarik pada Nusantara. Dan sekarang mari kita membuka mata melihat fakta yang terjadi di Indonesia. Mereka putra bangsa Indonesia kini seakan-akan hampir menelantarkan warisan budaya yang sudah diwariskan oleh nenek moyang kita.
Di era globalisasi ini banyak jiwa anak muda yang tidak tahu budaya bangsa mereka sendiri. Kebanyakan dari mereka menjadi penikmat budaya luar. Dari mulai makanan, pakaian, bahasa sampai tontonan yang tak menjadi tuntunan mereka konsumsi setiap harinya.
Saat ini, anak muda Indonesia mahir melakukan gerakan tarian dance dari berbagai band yang popular di dunia. Bahkan tanpa rasa malu mereka mempublikasikan tariannya. Tapi kini mereka hampir bahkan mungkin sudah lupa dengan tarian tarian yang menjadi warisan budaya yang harusnya mereka lestarikan, pelajari, dan populerkan.
Baca Juga: KITA Bersama KPAID Kabupaten Cianjur Bantu Anak Korban Gempa
Mereka tidak sedikitpun mencari tahu tentang warisan budaya yang ada di Nusantara. Yang mereka cari hanyalah drama-drama korea, boy band, girl band, sampai mereka rela mengorbankan waktu berdesakan hanya untuk menonton konsernya saja. Bukan hanya itu, mereka juga hafal lagu-lagu K-POP bahkan faham apa maknanya. Tapi coba tanya, dari sekian banyak bahasa daerah yang ada di Indonesia, apakah mereka hafal lagu lagu Nasional? Apa mereka hafal dan juga faham lagu daerahnya masing-masing? Jangankan lagu mungkin bahasanyapun mereka tidak tahu.
Padahal selama kurang lebih 12 tahun mereka belajar mengenai “Seni Budaya” di sekolah. Lalu jika seperti ini apakah benar kita sudah merdeka? Atau jajahan jajahan itu berubah wujudnya? Warisan budaya yang ada di nusantara harusnya menjadi kebanggaan yang melekat pada setiap jiwanya. Melihat kebudayaan Indonesia ditayangkan dan dipakai oleh tamu kehormatan negara saat kemarin acara G20, itu merupakan sebuah penghormatan dan kebanggaan tersendiri bagi nusantara.
Baca Juga: Islamic Trauma Healing: Kebutuhan Anak-Anak Korban Gempa Mendesak
Coba sesekali buka hati kalian untuk melihat Indonesia. Lihatlah seberapa kayaknya kita. Sesekali ubah searchingan kalian menjadi WONDERLAND INDONESIA. Video karya anak bangsa yang membuat mata di seluruh dunia terpukau melihatnya, yang membuat kita merinding dan merasakan nuansa nusantara. Banggalah menjadi anak Indonesia. Cintai produk negeri. Lestarikan warisan budaya yang terlahir di nusantara. Hadirkan rasa memiliki kita terhadap budaya bangsa. (Dinda Widayanti-1224030027)
Artikel Terkait
Lesty Kejora dan Rizky Billar Kunjungi Pendopo Temui Bupati Berikan Bantuan Gempa Cianjur
Ini DIa...Alasan Mengapa Kita Tak Boleh Sering Makan Mie Instan
Biadab...Seorang Anak di Magelang Tega Habisi 3 Orang Keluarganya Dengan Racun
Wuling Motors Peduli, Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Cianjur Melalui Rumah Zakat
Penyaluran BST Desa Sariwangi, KPM Digiring Belanja di Warung Tertentu
Akibat Pergerakan Tanah, Pipa Air PLTM Bungbulang Garut Jebol
Islamic Trauma Healing: Kebutuhan Anak-Anak Korban Gempa Mendesak
KITA Bersama KPAID Kabupaten Cianjur Bantu Anak Korban Gempa
Pemulihan Pasca Gempa Cianjur, Pemprov Jabar Terus Salurkan Bantuan Logistik
Warga Cikiwul Bantar Gebang Kota Bekasi, Salurkan Bantuan Korban Gempa Cianjur