opini

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
Ilustrasi korupsi. (*)

Tanpa hati yang bersih, sistem tata kelola sebagus apa pun akan tetap jebol. Sebagaimana yang pernah ditegaskan oleh Prof. Dr. M. Amin Abdullah dari UII, integritas adalah jantung utama dari tata kelola pemerintahan.

Langkah Aksi: Sumpah jabatan dibacakan ulang setiap tahun di hadapan ulama dan rakyat. Selain itu, perlu dibuat "Pakta Integritas Cianjur" yang ditandatangani secara resmi oleh Bupati, Sekda, serta seluruh Kepala Dinas (Kadis) dengan disaksikan langsung oleh MUI Kabupaten.

2. Masjidisasi Pengawasan (Sisi Eksternal)

Menjadikan masjid dan pesantren sebagai posko pengawasan lini depan. Kita dapat mengadopsi program bentukan KPK RI, seperti Desa Antikorupsi dan Mushalla Antikorupsi.

Langkah Aksi: Membentuk "Tim Santri Pengawas APBD" dan memberikan mereka akses terbuka terhadap data proyek. Selain itu, setiap hari Jumat, khatib diimbau menyisipkan materi ceramah selama 5 menit mengenai haramnya memakan uang rakyat.

3. Transparansi Total & Sanksi Sosial

Membuka semua data secara gamblang tanpa ada yang ditutup-tutupi. Berdasarkan catatan Transparency International, negara yang paling bersih dari korupsi adalah negara yang menerapkan tingkat transparansi paling tinggi.

Langkah Aksi: Menyediakan website resmi "APBD Cianjur Terbuka" yang menampilkan foto, lokasi, pagu anggaran, hingga nama kontraktor dari setiap proyek. Jika ada pihak yang terbukti melakukan korupsi, namanya harus diumumkan di alun-alun serta media massa sebagai sanksi sosial yang memberikan efek jera.

Penutup: Tantangan Moral Tatar Santri

Di tengah realitas masyarakat yang masih dihadapkan pada persoalan pengangguran, kemiskinan, serta infrastruktur jalan yang rusak, Cianjur sebenarnya tidak butuh lebih banyak Peraturan Daerah (Perda). Cianjur, khususnya para pejabat daerah beserta jajaran eksekutifnya, membutuhkan lebih banyak rasa malu serta rasa takut kepada Tuhan dan rakyatnya.

Sekarang adalah momentum tepat untuk kembali berpihak pada nilai luhur santri: Amanah, Jujur, dan Berani. Sebab, melakukan korupsi atas uang rakyat di Tatar Santri sama artinya dengan melakukan pengkhianatan ganda: khianat kepada negara, sekaligus khianat kepada Kiai.

Cianjur, 30 Juni 2026

Halaman:

Tags

Terkini

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB

Obor Hijriah Perangi Korupsi

Selasa, 16 Juni 2026 | 20:05 WIB

Sekolah Garuda dan Kasta Baru Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:35 WIB

Menguji Keberanian Mengungkap Gurita Korupsi MBG

Selasa, 9 Juni 2026 | 15:57 WIB

Mengetuk Pintu Malam yang Terkunci Dosa

Selasa, 9 Juni 2026 | 06:16 WIB

Estetika sebagai Basis Etika dan Kejayaan Bangsa

Selasa, 9 Juni 2026 | 06:10 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Prabowo?

Senin, 8 Juni 2026 | 10:38 WIB

Democracy for Realists: Pelajaran bagi Indonesia

Minggu, 7 Juni 2026 | 07:56 WIB

Meruntuhkan Tembok Nepotisme

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:15 WIB